Showing posts with label warga. Show all posts
Showing posts with label warga. Show all posts

01 July 2010

Kabar Duka


Innalillahi wa innailailahi roji’un

Telah berpulang kesisi-Nya dengan damai.

Bp. Harno Sumarto (Pakde Harno)

Dengan usia ± 70 tahun
Pada tanggal 1 Juli 2010 pukul 11.30 WIB
Karena penyakit yang sudah lama dideritanya.

Segenap warga Banjarejo turut berbelasungkawa, semoga amal ibadahnya diterima disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran, hidayah, iman dan ketabahan menghadapi cobaan ini. Amin.

12 June 2010

Nonton bareng di Banjarejo

Demam Piala Dunia ikut merambah bumi tercinta Banjarejo. Memang udah tradisi dari dulu, wis wayahe klo ada turnamen bola di tv pasti warga Banjarejo rame2 nonton bareng. Ini ada beberapa jepretan Mas Cepin yg mau nampang, hehe...


wah jan, manteb tenan... sebagai tuan rumah penyelenggara nonton bareng pun bersemangat dengan menyajikan jamuan wedangan beserta cemilannya. Moga event ini menambah guyub rukune Banjarejo jadi tambah semangat ngregengake desa.

ini ada foto liyane juga hasl jepretan kang Cepin, monggo dipirsani....


diambil dari Facebook Elwin Cepink

20 April 2010

Banjarejo dilanda pagebluk


Beberapa minggu ini mungkin bukan hari-hari yang indah di Banjarejo. Tidak seperti biasanya yang dipenuhi canda tawa ramah penghuninya. Memang, bukan karena perubahan watak sikap warganya, tapi karena estafet warga yang masuk rumah sakit. Tak hayal dari narasumber kami, Lik Totok menyebutnya bahwa Banjarejo dilanda pagebluk. Beberapa nama warga Banjarejo yang ia sebutkan, dan menderita sakit antara lain anak istri Lik Totok, Rangga (putra Pak Yatmin Bengkayang), Heri dan Agus (putra Lik Samto), Om Edy Sumaento, Bu Giyarti, Bu Widji, Bu Nardho, Nisa (Putra Pak Giyanto Bengkayang), dan beberapa nama lagi. Tapi alhamdulillah, ketika info ini kami tulis kondisinya sudah berangsur-angsur normal.

Belajar dari apa yang dialami dan tidak mencoba mencari kambing hitam siapa dan mengapa hal ini bisa terjadi, mungkin salah satu preventif action adalah dengan menjaga kesehatan lingkungan. Seingat saya memang sudah lama warga tidak gotong royong resik-resik, model gotong royongnya cuma mbagun dan mbagun aja terus.

Nah, pastinya jangan tunda-tunda lagi untuk menjaga lingkungan, ya. Banyak cara kok, yang dapat kita lakukan untuk menjaga lingkungan. Kita bisa memulainya dari hal yang terkecil di lingkungan rumah.

Cara-cara itu antara lain :

1. Jangan membuang sampah sembarangan
Kelihatannya ini merupakan hal yang mudah dilakukan. Di mana saja kita berada, kita harus selalu ingat untuk membuang sampah pada tempatnya. Meskipun di rumah kita sudah membuang sampah pada tempatnya, sebaiknya pastikan juga sampah kita dibuang ke tempat pembuangan sampah bukan sungai. Kalau sudah bisa melakukan hal ini, pastinya kita bisa melangkah ke tahap selanjutnya.

2. Kerja Bakti
Kalau membersihkan lingkungan bersama-sama, pastinya lingkungan sekitar akan menjadi bersih, dan bebas dari wabah penyakit.Klo istilah anehnya mungkin deep clean, jadi bukan cuma rumah dan halaman tapi total keseluruhan kampung.

3. Menanam Pohon
Selain dapat membuat rindang lingkungan, pohon juga bisa menetralisir udara kotor, lho. Jadi udara di lingkungan kita bisa terasa segar.

Nah, dengan membersihkan dan menjaga lingkungan, pastinya kita mendapat manfaat yang sangat besar. Selain bisa mencegah banjir, lingkungan bersih juga bisa menghindari kita dari wabah penyakit. Ayo, warga Banjarejo jangan ragu-ragu untuk menjaga lingkungan!

16 March 2010

Bantuan WC umum dari REKOMPAK & JRF


Selain bantuan pembangunan talud dan jalan oleh JRF, Dukuh Banjarejo tercinta kita nantinya juga akan mendapatkan bantuan wujud fasilitas umum berupa WC umum.

Aneh ya? karena bantuan ini gak bisa dinego wujud kongkritnya. Misalnya diganti uang saja atau wujud lain yang lebih manfaat bagi warga mungkin lebih tepat guna. Lha ini... kok malah WC umum.

Yah, lagi-lagi cuma bantuan sudah seharusnya kita mensyukurinya. Soal lokasi penempatannya kemungkinan akan diletakkan di rumahnya Pak Harto (RT 2). Tapi masih simpang siur juga ding, denger-denger salah satu anggota keluarga ada yang tidak setuju harus merelakan dan menghibahkan tanah 40 m2 untuk sebuah WC umum yang entah apa manfaatnya untuk warga Banjarejo.

Untuk lebih detailnya tentang program ini silahkan kunjungi website resmi mereka di :
http://www.rekompak.org/

Banjarejo dan JRF


Hari Senin (16/03) saya mengikuti rapat Bapak-bapak warga Blok Banjarejo membahas pembangunan yang akan dilakukan segera. Dimulai ba'da Isya' bertempat di rumah Lik Sarno Bengkayang. Setelah beberapa saat ikut nimbrung, ternyata ini merupakan program dari JRF. Sebelum membahas lebih jauh ke project apa yang akan Banjarejo laksanakan, sebelumnya saya ingin sedikit mengupas apa sih JRF itu?

Dari website resminya (http://www.javareconstructionfund.org) saya mendapatkan informasi tentang JRF. Sedikit akan saya coba rangkum.

About JRF
The Java Recontruction Fund is a multidonor reconstruction fund pledged by the European Commission, The Netherland, The United Kingdom, Canada, Finland and Denmark. It is governed by a steering committe and co-chaired by the goverment of Indonesia, the European Commission, and the World Bank as trustee.


klo diartikan (mungkin) seperti ini :

Tentang JRF
JRF (Pendanaan rekontruksi jawa) adalah program rekontruksi dengan kerjasama pendanaan oleh komisi Eropa, Belanda, Inggris, Kanada, Finlandia dan Denmark. Program ini diawasai dan diatur oleh pemerintah Indonesia, Komisi Eropa, dan Bank Dunia.

Kalo dilihat (detailnya silahkan anda bisa lihat diwebnya juga) program ini sangat baik dan positif untuk rekontruksi pasca gempa.
Di Banjarejo sendiri, sudah banyak pembangunan yang memakai/didanai oleh JRF. Nah, untuk kali ini project yang akan dilakukan adalah dengan membangun jalan (betonisasi)kulon Bengkayang.

Bukannya tidak mau bersyukur atau apa lah disebutnya... saya mencium aroma tidak sehat dalam project ini. Dari interview dengan warga detailnya adalah sbb:

1. Keikut campuran pemerintah sampai level bawah (Desa) disinyalir menjadi lahan/peluang untuk menyimpangkan dana
2. Tidak ada transparasi dana before dan after
3. Hasil akhir project yang kurang bagus (diasumsikan dengan dana tersebut warga bisa "menghasilkan kualitas" lebih)
4. Tim pengawas independent diragukan warga
5. Banyak warga yang tidak semangat menanggapi project ini, karena pengalaman project-project sebelumnya yang mengecewakan (katanya)

Apakah memang aturannya seperti itu, atau memang program ini "sudah terinfeksi" dan ditumpang-tumpangi oknum untuk keuntungan pribadi ?? Entahlah.... mungkin hanya "mereka-mereka" yang tahu... hehehe...

Mungkin bukan kapasitas saya dan warga Banjarejo untuk mengutik ini, toh kita cuma diberi bantuan khan? Bersyukur dan ikut mensukseskan sudah jadi kewajiban kita bersama.
Semangat Bapak-bapak Banjarejo untuk gotong royong mbangun desa !!

03 January 2010

Proyek : Jalan Lingkar RT.02 Banjarejo


KMB Blog; Berdasarkan keputusan kumpulan Blok 15-an, salah satu hasil yang sangat menarik adalah akan dibuat jalan melingkar RT.02.
Bingung yang mana? Itu lho, nantinya sebelah utara Masjid Al Muttaqien Banjarejo akan dibuat jalan ke utara nurut embong sehingga gandeng dengan Dukuh Barepan Kulon.
Program yang akan memakan dana besar ini akan dimulai dengan swadaya warga.
Yups, maksudnya warga akan berswadaya untuk merealisasikan proyek besar ini.
Menurut hasil rapat kemarin proses swadaya pendanaan akan berlangsung selama 3 bulan kedepan. Setelah dana cukup terkumpul tentunya proyek ini akan segera direalisasikan.
Detail besar iuran warga ditetapkan sebagai berikut :


- Pegawai Negeri : Rp. 100.000,-
- Pensiunan : Rp. 75.000,-
- Kuli kenceng : Rp. 100.000,-
- Kuli setengah : Rp. 50.000,-
- Kuli templek : Rp. 25.000,-

Sipp, dan mantappp tho?! yah, semoga dengan dibangunnya jalan baru akan mempermudah akses warga Banjarejo dan sekitarnya.

Hasil Kumpulan 15-an Blok Banjarejo


KMB Blog; Kebetulan saya pas mudik lagi (hehehehe...) jadi bisa meliput langsung kumpulan 15-an diadakan pada malam minggu kemarin (2/01/10)di rumahnya Bapak Nardo RT.03 Banjarejo.
Malam itu hujan memang turun, tapi tak begitu deras. Antusiasme warga untuk mengikuti kumpulan bulanan ini pun tak surut, hal ini terbukti dengan jumlah warga yang datang poll banyake.
Start jam 8 sampai hampir jam 11 malem ini menghasilkan beberapa keputusan penting. Antara lain :


1. Terjadi pergantian pengurus pembangunan. Ketua Pembangunan yaang dulu dijabat oleh Pak Parto sekarang dijabat oleh Pak Waryana.
2. Meneruskan dan melanjutkan program JRF (pembangunan) untuk Banjarejo
3. Melakukan pengecoran jalan RT.02 (dari klaten bersinar ke utara) start besok tanggal 10 Januari 2010
4. Membuat proyek jalan lingkar RT.02

Wah, pokokmen jos gandos ki Bapak-bapak Blok Banjarejo. Walaupun lagi pada sibuk ngurusi sawah tapi tetep konsen memoles wajah kampung tercinta.

Salut dech, jempol dua buat Banjarejo....