Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

31 July 2011

6 pertanyaan untuk direnungkan


Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. ..
Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.. ..

Pertama...
"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab.... "orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya" ..
Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar...
Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian".. ..
Sebab kematian adalah PASTI adanya....

Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua...
"Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab... "negara Cina", "bulan", "matahari", dan "bintang-bintang" ...
Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar...
Tapi yang paling benar adalah "masa lalu"...
Siapa pun kita... bagaimana pun kita...dan betapa kayanya kita... tetap kita
TIDAK bisa kembali ke masa lalu...
Sebab itu kita harus menjaga hari ini... dan hari-hari yang akan datang..

Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga...
"Apa yang paling besar di dunia ini...???"
Murid-muridnya ada yang menjawab "gunung", "bumi", dan "matahari".. ..
Semua jawaban itu benar kata Sang Guru ...
Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah "nafsu"...
Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya...
Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi ...
Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini... jangan sampai
nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)...

Pertanyaan keempat adalah...
"Apa yang paling berat di dunia ini...???"
Di antara muridnya ada yang menjawab... "baja", "besi", dan "gajah"...
"Semua jawaban hampir benar...", kata Sang Guru ..
tapi yang paling berat adalah "memegang amanah"...

Pertanyaan yang kelima adalah... "Apa yang paling ringan di dunia ini...???"
Ada yang menjawab "kapas", "angin", "debu", dan "daun-daunan" ...
"Semua itu benar...", kata Sang Guru...
tapi yang paling ringan di dunia ini adalah "meninggalkan ibadah"...

Lalu pertanyaan keenam adalah...
"Apakah yang paling tajam di dunia ini...???"
Murid-muridnya menjawab dengan serentak... "PEDANG...!! !"
"(hampir) Benar...", kata Sang Guru
tetapi yang paling tajam adalah "lidah manusia"...
Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati... dan
melukai perasaan saudaranya sendiri...

Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN...
senantiasa belajar dari MASA LALU...
dan tidak memperturutkan NAFSU...???
Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH sekecil apapun...
dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH....
serta senantiasa MENJAGA LIDAH kita...???

Baca Selengkapnya : http://www.whooila.com/2011/04/enam-pertanyaan-penting-untuk-kita.html#ixzz1TefmFQKP
Whooila! - Gudang Fakta Unik dan Aneh

Cara Untuk Mengembangkan Rasa dan Sifat Sabar


Cara Untuk Mengembangkan Rasa dan Sifat Sabar

1. Jangan terlalu memikirkan mengenai masalah, sakit kepala dan kesakitan serta mengharapkan simpati dan perhatian daripada orang lain.

2. Terimalah hakikat bahawa lebih banyak perhatian yang anda berikan kepada perkara-perkara ini lebih teruklah keadaan anda nanti. Semua perkara akan menjadi kelam kabut dan hati anda terluka dan berasa tidak sabar kerana orang lain tidak ambil peduli.

3. Jangan fikir anda harus menunjuk kepada orang lain bahawa anda berada dalam keadaan yang betul dan dapat memenangi hati mereka dalam setiap perkara yang anda lakukan.

4. Terimalah hakikat betapa sukarnya untuk menyenangkan hati setiap orang pada setiap masa. Pastikan bahawa anda bersikap adil dan wajar dan biarkan masa menentukannya.

5. Jangan fikir anda mengetahui benar apa yang terbaik untuk orang lain.

6. Terimalah hakikat sementara anda boleh terus cuba memujuk, tetapi akan menimbulkan kesusahan untuk mengharapkan mereka melakukan apa yang anda hendakkan. Ini tentunya mencetuskan ketidaksabaran ke atas kedua-dua pihak.

7. Jangan memikirkan bahawa kerana terdapat mereka yang tidak bersetuju dengan anda, mereka bersifat tidak wajar terhadap anda.

8. Terimalah hakikat bahawa manusia berhak kepada pandangan yang dikemukakan. Anda mengharapkan mereka membenarkan anda mendapat hak yang sama itu.

9. Jangan fikirkan mengenai semua perkara buruk yang akan berlaku ke atas diri anda.

10. Terimalah keadaan bahawa setiap orang mempunyai masa rehatnya. Cuba lihat di luar daripada diri anda.

11. Bersimpati terhadap orang lain akan membantu anda bersifat lebih sabar.

12. Jangan fikirkan bahawa sifat yang tidak menentu itu (moodiness) dalam diri seseorang adalah terlalu penting.

13. Terimalah hakikat kadangkala diri kita yang baik inipun boleh mengalami sifat berubah-ubah atau tidak menentu itu. Hadapilah dengan tenang dan cubalah kawal sifat berubah-rubah diri anda itu.

14. Jangan fikir bahawa cita-clta dan apa yang anda kehendaki adalah terlalu penting.

15. Terimalah hakikat bahawa wujudnya kesulitan jika terlalu mengharapkan sesuatu perkara dalam hidup, terhadap diri anda dan orang lain. Jika anda terlalu berharap, kedukaan dan kekecewaan akan menjadikan anda sedih dan berkelakuan hilang sabar.

Baca Selengkapnya : http://www.whooila.com/2011/05/cara-untuk-mengembangkan-rasa-dan-sifat.html#ixzz1Tee3Kyhj
Whooila! - Gudang Fakta Unik dan Aneh

3 tips supaya tampan [hahaha...]


Tips biar ganteng, agar wajah tampak ganteng, membuat wajah enak dipandang, tampil percaya diri.

Semua pria pasti mendambakan sekali agar wajahnya terlihat tampan, ganteng,cool atau apalah namanya. Ketampanan memang bukanlah segalanya namun tidak munafik bahwa wanita tetap lebih memilih pria yang good-looking jika pribadinya sesuai dengan apa yang diharapkan wanita. Sehingga tidak jarang berbagai cara dilakukan agar wajahnya terlihat maksimal, mulai dari perawatan rutin ke salon hingga operasi silikon yang pastinya menguras biaya yang tidak sedikit. Padahal hasilnya belum tentu sesuai dengan apa yang kita inginkan, dan tidak jarang ada yang malah memperoleh masalah baru karena menjalankan tips yang tidak aman tersebut.

Berikut beberapa tips yang bisa anda pilih agar anda terlihat tampan/ganteng :

1. Minta dilahirkan kembali
Hal ini mungkin tips yang paling tidak masuk akal tapi ini adalah cara yang paling jitu dan efektif. Mintalah untuk dilahirkan kembali dengan wajah yang tampan sesuai dengan keinginan anda. Tapi jangan salahkan saya jika ibu anda akan mengatakan anda tidak waras jika anda mengatakan hal ini kepada beliau, karena ini memang tidak akan bisa anda lakukan.

2. Lakukan Operasi Plastik
Hal ini adalah alternatif kedua jika anda tetap ingin mengubah wajah anda menjadi lebih tampan, membuat hidung sedikit lebih mancung, dagu sedikit lebih lancip dan warna kulit diubah menjadi lebih terang, akan membuat anda terlihat berbeda dari sebelumnya. Hal ini banyak dilakukan oleh para pria Thailand agar mereka terlihat lebih oke. Tapi sayangnya untuk melakukan ini anda harus menyiapkan uang yang tidak sedikit untuk operasi awal dan kontrol rutin setiap 3-6 bulan sekali.

Tapi anda jangan senang dulu meskipun anda punya uang yang cukup untuk melakukannya. Mengingat operasi ini menggunakan silikon alias bahan kimia yang sebenarnya tubuh tidak memerlukan bahan ini, otomatis penggunaan silikon dalam waktu lama akan berbahaya bagi tubuh. Dan ingat, seperti saya katakan tadi bahwa setelah anda melakukan operasi ini anda tidak dibiarkan begitu saja tetapi anda harus terus lakukan kontrol setiap periode tertentu untuk menjaga kondisi silikon tadi agar tetap membuat wajah anda 'tampan'. Tapi mengingat silikon juga tidak baik digunakan dalam jangka waktu lama oleh tubuh sehingga pada masa tertentu anda harus menghentikan penggunaannya. Dan apa jadinya setelah sekian lama anda menggunakan tiba-tiba dihentikan? Mungkin wajah anda akan jauh lebih [mohon maaf] buruk dari sebelumnya. Kalaupun anda tidak memperdulikan masalah tersebut dan anda berpikir yang penting sekarang hasilnya bagaimana, percayalah bahwa tidak ada jaminan 100% bahwa anda akan menjadi tampan setelah melakukan operasi ini. Karena terdapat banyak kasus di luar negeri orang yang melakukan operasi silikon malah menjadikan wajahnya terlihat aneh dan lebih buruk dari yang aslinya. Sayang sekali bukan.

3. Senyum dan Sucikan hatimu
Ini adalah tips yang paling aman, murah dan mendapat jaminan bahwa anda akan terlihat "tampan". Saya mengatakan tampan di sini, bukan berarti setelah senyum anda akan berubah menjadi setampan artis idola anda. Tentu saja tidak. Melainkan ketampanan dari dalam yang membuat wanita melihat anda dengan takjub. Bukankah tujuan awal anda adalah agar wanita dan orang-orang di sekeliling anda menyukai anda bukan? nah senyumlah jawabannya.

Kenapa harus senyum?
Karena senyum yang alami dan ikhlas akan membuat wajah anda terlihat jernih dan seakan-akan tanpa dosa. Senyum juga memberikan kesan-kesan positif bagi anda yang tentunya sangat disukai oleh wanita, juga lelaki, yakni kesan ramah, sopan, baik hati, bersahabat,tidak sombong,gemar membantu dan lain sebagainya. Buat apa anda memiliki wajah seperti Mario Maurer tapi anda tidak disenangi oleh wanita dan orang di sekeliling anda. Lebih baik anda menjadi diri anda sendiri tapi seluruh dunia tertegun ketika melihat anda. Jadi setiap anda bertemu dengan siapa saja, usahakanlah untuk senyum. Perlakuan kecil ini akan menjadi hal yang tidak terlupakan bagi orang tersebut apalagi jika orang tersebut memang sudah sejak lama menaroh perhatian istimewa kepada anda.

Selain itu, jagalah kebersihan hati. Bagaimana caranya? Caranya sangat mudah. Tidak perlu bayar atau ngutang. Cukup dengan melaksanakan semua perbuatan positif dan menjauhi perbuatan negatif dengan IKHLAS termasuk menghilangkan sifat iri-dengki, satwa sangka,dsb. Ikhlas menjadi poin utama karena tanpa itu, apa yang anda lakukan tidak ada artinya. Selain itu berusahalah untuk selalu berpikir positif dan mengambil hikmah dari setiap kejadian. Ketika hati sudah bersih, muka dengan sendirinya akan berkata dengan lantang kepada dunia bahwa ANDA adalah orang yang pantas untuk dikagumi. Kalau sudah begini, anda tidak perlu lagi operasi silikon kan?

Dan hal terakhir yang ingin saya sampaikan, bukan maksud saya untuk memaksa anda untuk masuk Islam karena dalam agama saya memang tidak pernah diperintahkan untuk memaksa orang masuk Islam, tapi yang terpenting mendorong perbuatan baik dan mencegah perbuatan mungkar. Harapan saya kepada anda, masuklah ke dalam islam secara Khaffah atau menyeluruh, tidak setengah-setengah. Laksanakan rukun islam dan rukun iman namun juga menerapkan makna dasarnya dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya kita laksanakan puasa (yang makna dasarnya adalah melatih kesabaran) dan melaksanakan ibadah qurban (yang makna dasarnya adalah melatih jiwa rela berkorban). Nah jika anda telah melaksanakan ibadah tersebut, ikutilah dengan menerapkan nilai dasarnya dalam kehidupan keseharian anda, melatih untuk lebih sabar atau berkorban dengan ikhlas tidak hanya pada saat idul Adha. Niscaya jika anda telah melaksanakannya secara khaffah, anda akan memperoleh banyak makna hidup yang jauh lebih besar dibandingkan hanya sekedar ingin terlihat tampan.

Baca Selengkapnya : http://www.whooila.com/2011/07/3-tips-supaya-tampan.html#ixzz1TeS2NjBV
Whooila! - Gudang Fakta Unik dan Aneh

21 August 2010

Bangga punya seorang Sahabat


Apa yang kita alami demi teman kadang- kadang melelahkan dan menjengkelkan. Tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar- diabaikan,dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.

Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataan kasih dari orang lain, tetapi justru ia terinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Ingatlah kapan terakhir kali kita berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping diri kita ??
Siapa yang mengasihi kita saat kita merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama
Kita saat kita tak bisa memberikan apa-apa ??

01 August 2010

Watak dari golongan darah

Wow, mungkin belum banyak yg tau klo ternyata golongan darah membawahi perwatakan seseorang. Bukan mitos atau ramalan loh... tapi ini ilmiah. :)

Pertama buat golongan darah A :
Sikapmu lembut, tapi dalam mengambil keputusan nampak tegas. Suka mengalah dan ringan tangan. Suka membantu siapa saja yang sedang dilanda kesusahan. Sekalipun orang yang ditolongnya baru pertama kali dijumpainya, alias belum dikenal.Bahkan terkadang sifat sosialnya itu agak diluar batas kewajaran sebagai manusia. Habis udah tau punya uang pas-pasan misalnya, eh malah diberikan ke orang lain. Tapi ya itu, dia hanya akan memberikan pertolongan

berdasarkan perasaan hati nurani alias nggak perlu diminta. Justru pada orang yang terang-terangan meminta padanya, dia amat nggak suka.Orang punya golongan darah A termasuk yang enggak mudah emosi. Meskipun perasaannya sebenarnya tersinggung, tapi nggak diperlihatkannya. Kecuali jika dianggapnya sudah keterlaluan banget, emosinya bisa nggak terkendali.Tapi namanya juga manusia, tetap punya kelemahan. Jika sudah merasa cape dalam mengerjakan sesuatu suka ngedumel/cuap2. he..he..he.. Bicaranya ceplas-ceplos, tanpa peduli pada perasaan orang lain. Pada orang yang jelas-jelas nggak disukainya terlalu diperlihatkan. Boro-boro mau ngobrol, dekat-dekat aja nggak mau.Pada umumnya orang yang memiliki golongan darah A sedikit pemalu. Itu sebabnya untuk bisa masuk lingkungan pergaulan butuh waktu beradaptasi cukup lama.

Golongan darah B :
Otaknya cerdas, sifatnya periang dan rasa humornya tinggi. Demen banget ngobrol, bahkan kalau sudah ketemu orang yang dianggapnya cocok, betah ngobrol sampai berjam-jam lamanya.Orang yang memiliki golongan darah B termasuk orang yang mudah bergaul. Sahabatnya ada di mana-mana. Sikapnya selalu optimis dan jika sudah mengambil keputusan, sulit sekali diubah. Pendiriannya yang keras itulah yang menjadikannya sering meraih sukses. Apa yang dicita-citakannya selalu tercapai.Kelemahan dari orang yang memiliki golongan darah B adalah kurang hati-hati. Suka pamer dan suka dipuji. Bicaranya terkadang seperti nggak pakai kontrol. Nggak jarang sering membuat lawan bicaranya tersinggung.

Golongan darah AB :
Orang yang di dalam tubuhnya mengalir golongan darah AB punya watak yang lain dari yang lain. Kalau boleh disebut, perangainya sangat istimewa yang merupakan gabungan watak atau sifat golongan darah A dan B.Begitu istimewanya, sampai-sampai isi hatinya sulit sekali ditebak, apalagi jalan pikirannya. Kalau dari kulitnya, penampilannya sehari-hari misalnya, lebih condong ke orang yang memiliki golongan darah B, seperti mudah bergaul, selalu optimis dan pendiriannya keras serta suka dipuji. Tapi sebenarnya hatinya sih cenderung ke golongan darah A. Suka mengalah dan murah hati.Bahkan teman-teman dekatnya pun sering menyebutnya sebagai manusia aneh. Habis wataknya bisa berubah 180 derajat hanya dalam waktu sekian menit. Misalnya sedang marah, tiba-tiba dia bisa tertawa terbahak-bahak. Begitu juga jika sedang santai misalnya, bisa saja tiba-tiba dia jadi sedih.Hanya saja orang yang punya golongan darah AB suka kurang percaya diri. Bawaanya selalu curiga!

Rasa percaya dirinya oke. Pendiriannya kuat dan nggak mudah goyah. Apa yang sudah menjadi keputusannya, nggak bisa diubah dengan bujuk rayu. Tapi nggak menutup kemungkinan keputusannya itu bisa diubahnya, hanya dengan teori serta didukung alasan kuat dan masuk akal.Tapi jangan khawtir atau ragu dengan keputusan yang diambilnya. Soalnya, setiap keputusan yang diambilnya, itu merupakan hasil pemikirannya yang matang. Mengingat orang yang memiliki golongan darah O ini bijaksana.Sikap bijaksananya itulah yang membawanya nggak mudah terpengaruh pada lingkungan pergaulan yang buruk. Orang yang memiliki golongan darah O lebih suka nggak punya teman, ketimbang harus masuk lingkungan pergaulan yang buruk.Seperti pepatah mengatakan, tak ada gading yang tak retak. Begitu juga dengan orang yang memiliki golongan darah O ini! Kelemahannya, keras kepala dan terkadang pandangannya agak konvensional. Nggak suka mengalah. Dalam perdebatan misalnya, meskipun sudah tahu kalau pendapatnya itu salah, tapi tetap nggak sudi mengakuinya.

Edisi aslinya kemungkinan besar dari Jepang (Ekspresi khas manganya ketara banget di sini).
Kalo di Indonesia pada umumnya, golongan darah itu mungkin “cuma urusan PMI”. Tapi kayanya orang Jepang memang agak terobsesi dengan golongan darah deh.

Golongan darahku B, klo kalian????

Sumber gambar. http://www.bebekrewel.com

10 June 2010

Mencoba membuatnya lebih


Orang-orang yang tinggi idealismenya tidak jarang hanya beraksi pada tataran wacana(bahkan sering tanpa rencana), bahwa ia harus melakukan gebrakan besar ini, terobosan besar itu. Tetapi pada kenyataannya energinya seringkali habis hanya untuk menelorkan dan membahas wacana-wacana besar itu dan tidak sampai pada aktualisasi ide. Di sisi seberangnya, ada orang-orang yang justru aktif melakukan hal-hal kecil, tetapi melulu dan berkutat disitu/jalan di tempat (Nggak sampe-sampe – cuma keringatan aja). Tidak ada hal-hal besar dan ideal yang menjadi tujuannya, bisa di katakan terjebak pada zona nyaman. Maka jadilah apa yang dikerjakannya hanya sebatas menghabiskan waktu, sehingga pada saat umurnya sudah menua barulah ia menyadari bahwa yang dilakukannya selama ini adalah hal kecil yang tidak membuatnya besar atau hanya membuatnya sebatas hidup (Stack) tanpa ada perkembangan.

Sesuai dengan proses kejadian manusia, bahwa tidak ada manusia yang langsung terlahir besar. Ia dimulai dari seorang bayi merah tanpa daya apapun, kemudian tumbuh sebagai anak lincah yang baru bisa berjalan satu-dua langkah. Beberapa tahun kemudian, ia mulai sekolah. Bertambahlah pengetahuannya dari yang sudah ada sebelumnya. Ketika besar, selain pengetahuan, kemampuan motoriknya juga lebih sempurna. Demikian halnya dengan pekerjaan, melakukan hal yang kecil terlebih dulu sebelum mencoba sesuatu yang besar, mengangkat yang ringan terlebih dulu sebelum yang berat, kerjakan dulu yang terjangkau tangan, sebelum memaksakan sesuatu yang diluar cakrawala kita.

Dan sesuai aturan pula manusia harus menjaga keseimbangan dalam segala hal, itu suatu keniscayaan terhadap signifikansi hasil yang bakal diraih. Berada pada posisi aman dan tidak berani mencoba tantangan baru, jelas membuat kita menjadi kerdil. Berpikir besar tentang semua idealisme tanpa memulainya dengan hal-hal yang kecil, tentu sangat ironis juga. Orang lain sudah sampai di tujuan kita masih tertinggal di landasan. Menikmati pekerjaan rutin yang kecil dan cukup puas dengan hasil yang didapat ternyata juga terkadang membuat hati mendengki terhadap orang-orang yang berhasil karena hidup dinamis dan berani bergerak (maju).

Ada baiknya kita sebagai manusia harus selalu berfikir dan berperasaan positif (positive thinking and positive feeling) untuk mencapai tujuan yang tentunya positif juga.

Jika ternyata, kita sudah berada di tangga yang benar itu, apakah tidak lebih baik kita menjaganya, mengawasinya, dan menemaninya meniti ke tangga-tangga selanjutnya. Karena penyesalan akan selalu datang pada waktu yang tidak tepat.

06 June 2010

How To "Get" Prom Night Partner

Dress udah siap, salon juga udah di pesen, perawatan tinggal jalan,pasangan GAK ADA!OMG! Itu bener- bener ngga bisa di biarin. Sedikit jalan buat pesta prom kamu jadi pesta yang ngga terlupakan with your partner!




Rule No.1

Meminta atau Diminta

Buat cewek jawabannya jelas diminta doank! Selain memang harus bersikap ja-im, itu juga memberi kesempatan kamu untuk membuat pilihan. Siapa cowok yang paling cocok buat jadi pasangan kamu. Yang jelas musti good looking and comfortable buat kamu. Meminta cowok jadi partner kamu itu adalah pilihan terakhir, saat bener- bener calon kamu nggak memberi respon ke kamu atau udah kepepet hari H.




Rule No.2

Kamu Adalah Cowok/Cewek Eksis di School

Cara jadi eksis gampang kok, misal kamu jadi pengurus Osis atau organisasi yang ngetop banget di school kamu, bisa juga jadi panitia BakSos atau jadi Mas/Mbak school kamu. Pokoknya biar seluruh penduduk sekolah itu tau siapa sih kamu. Cowok- cowok single di sekolahan kamu, sebenernya juga sedang menyeleksi pasangan cewek yang pantas buat mereka. Begitu juga cewek- cewek single yang ada di school kamu pasti bakal memperhitungkan kalian buat jadi partner promnya. Eits, tapi ngga boleh alay, pokoknya tetep stay cool, sopan & manis.

Rule No.3

Tunjukan Kecerdasan Dirimu

Kelas XII emang bikin stres, dikit- dikit try out, dikit- dikit ujian, dikit- dikit bimbel, fiuuuh. Belajar emang wajib dan yang paling utama harus lulus dengan nilai baik and dapet universitas yang bagus. Nah, kamu juga harus sadar kalau saat kamu pergi ke tempat bimbel atau saat kamu try out di school atau diluar sekolah dengan teman- teman dari kelas lain, berarti itu adalah kesempatan buat kamu menunjukkan kemampuan yang kamu punya, yaitu kecerdasan kamu. Bisa juga berprestasi dari juara lomba- lomba atau lewat OSN. Cowok/Cewek mana sih yang ngga suka sama cowok/cewek yang smart. So, you must study hard!

Rule No.4

Beau et Belle

Ini adalah keuntungan orang yang punya good looking. Coz tampang orang yang caem&cute dimana- mana pasti jadi bahan pertimbangan buat cewek/cowok untuk dimasukkan ke daftar listnya. So take care your body, perawatan ntu juga penting. Ngga maukan pas prom nanti jerawatan atau muka kamu kusam.



Rule No.5

Enjoy The Party

Taraa..... Show time! Setelah perjuangan kamu, saatnya kamu menikmati pesta prom night. Pesta terakhir dengan teman- teman SMA kamu. Soal jadi Prom King and Prom Queen itu adalah bonus. Yang penting kamu bisa enjoy dan jadi momment yang ngga terlupakan!

21 April 2010

Mengenal Raden Ajeng Kartini


Mumpung ada momen Hari Kartini, saya akan buat post tentang beliau. Sepak terjangnya penuh inspiratif, semangatnya patut kita teladani dan implementasikan untuk menggapai semua impian kita.

Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara.

Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi[2], maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam), keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.

Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.

Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.
Makam R.A. Kartini di Bulu, Rembang.

Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel (paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie. Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat. Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib) karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi, karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.

Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.
Sekolah Kartini (Kartinischool), 1918.

Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, R.M. Soesalit, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.

Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.( sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Kartini)

16 April 2010

Prinsip-prinsip hidup orang Jawa, cocok untuk ditiru


Heran juga melihat banyaknya orang Jawa yang tersebar luas di segala penjuru dunia. Mereka seperti diterima dengan baik oleh lingkungan sekitar. Memang, watak karakter orang Jawa-lah yang menjadikan semua itu tidak musahil terjadi. 14 Prinsip Hidup Jawa yang bisa nggawe tentreme ati dan sumber inspirasi, mongo disimak.

1. Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)

2. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan (Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu).

3. Sepi ing Pamrih Rame ing Gawe, Banter tan Mbancangi, Dhuwur tan Ngungkuli (Bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih; Cepat tanpa harus mendahului; Tinggi tanpa harus melebihi)

4. Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman
(Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja).

5. Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman (Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi).

6. Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka, Sing Was-was Tiwas (Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jjangan suka berbuat curang agar tidak celaka; dan Barang siapa yang ragu-ragu akan binasa atau merugi).

7. Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo (Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat).

8. Aja Adigang, Adigung, Adiguna (Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti).

9. Sing Sabar lan Ngalah Dadi kekasih Allah (Yang sabar dan mengalah akan jadi kekasih Allah).

10. Sing Prihatin Bakal Memimpin (Siapa berani hidup prihatin akan menjadi satria, pejuang dan pemimpin).

11. Sing Resik Uripe Bakal Mulya (Siapa yang bersih hidupnya akan hidup mulya).

12. Urip Iku Urup (Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat).

13. Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti (Keberanian, kekuatan dan kekuasaan dapat ditundukkan oleh salam sejahtera).

14. Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara (Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak).

dari berbagai sumber.

24 March 2010

Memahami Filosofi Leluhur Jawa (bikin hidup lebih hidup)


Leluhur masyarakat Jawa memiliki beraneka filosofi yang jika dicermati memiliki makna yang begitu dalam. Tetapi, anehnya filosofi yang diberikan oleh para leluhur itu saat ini dinilai sebagai hal yang kuno dan ketinggalan jaman. Padahal, filosofi leluhur tersebut berlaku terus sepanjang hidup. Dibawah ini ada beberapa contoh filosofi dari para leluhur/nenek moyang masyarakat Jawa.

"Dadio banyu, ojo dadi watu" (Jadilah air, jangan jadi batu).

Kata-kata singkat yang penuh makna. Kelihatannya jika ditelaah memang manungso kang nduweni manunggaling roso itu harus tahu bagaimana caranya untuk dadi banyu.

Mengapa kita manusia ini harus bisa menjadi banyu (air)? Karena air itu bersifat menyejukkan. Ia menjadi kebutuhan orang banyak. Makhluk hidup yang diciptakan GUSTI ALLAH pasti membutuhkan air. Nah, air ini memiliki zat yang tidak keras. Artinya, dengan bentuknya yang cair, maka ia terasa lembut jika sampai di kulit kita.

Berbeda dengan watu (batu). Batu memiliki zat yang keras. Batu pun juga dibutuhkan manusia untuk membangun rumah maupun apapun. Pertanyaannya, lebih utama manakah menjadi air atau menjadi batu? Kuat manakah air atau batu?

Orang yang berpikir awam akan menyatakan bahwa batu lebih kuat. Tetapi bagi orang yang memahami keberadaan kedua zat tersebut, maka ia akan menyatakan lebih kuat air. Mengapa lebih kuat air daripada batu? Jawabannya sederhana saja, Anda tidak bisa menusuk air dengan belati. Tetapi anda bisa memecah batu dengan palu.

Artinya, meski terlihat lemah, namun air memiliki kekuatan yang dahsyat. Tetes demi tetes air, akan mampu menghancurkan batu. Dari filosofi tersebut, kita bisa belajar bahwa hidup di dunia ini kita seharusnya lebih mengedepankan sifat lemah lembut bak air. Dunia ini penuh dengan permasalahan. Selesaikanlah segala permasalahan itu dengan meniru kelembutan dari air. Janganlah meniru kekerasan dari batu. Kalau Anda meniru kerasnya batu dalam menyelesaikan setiap permasalahan di dunia ini, maka masalah tersebut tentu akan menimbulkan permasalahan baru.

"Sopo Sing Temen Bakal Tinemu"

Filosofi lainnya adalah kata-kata "Sopo sing temen, bakal tinemu" (Siapa yang sungguh-sungguh mencari, bakal menemukan yang dicari). Tampaknya filosofi tersebut sangat jelas. Kalau Anda berniat untuk mencari ilmu nyata ataupun ilmu sejati, maka carilah dengan sungguh-sungguh, maka Anda akan menemukannya.

Namun jika Anda berusaha hanya setengah-setengah, maka jangan kecewa jika nanti Anda tidak akan mendapatkan yang anda cari. Filosofi di atas tentu saja masih berlaku hingga saat ini.

"Sopo sing kelangan bakal diparingi, sopo sing nyolong bakal kelangan"
(Siapa yang kehilangan bakal diberi, siapa yang mencuri bakal kehilangan).

Filosofi itupun juga memiliki kesan yang sangat dalam pada kehidupan. Artinya, nenek moyang kita dulu sudah menekankan agar kita tidak nyolong (mencuri) karena siapapun yang mencuri ia bakal kehilangan sesuatu (bukannya malah untung).

Contohnya, ada orang yang dicopet. Ia akan kehilangan uang yang dimilikinya di dalam dompetnya. Tetapi GUSTI ALLAH akan menggantinya dengan memberikan gantinya pada orang yang kehilangan tersebut. Tetapi bagi orang yang mencopet dompet tersebut, sebenarnya ia untung karena mendapat dompet itu. Namun,ia bakal dibuat kehilangan oleh GUSTI ALLAH, entah dalam bentuk apapun.

Dari filosofi tersebut, Nenek moyang kita sudah memberikan nasehat pada kita generasi penerus tentang keadilan GUSTI ALLAH itu. GUSTI ALLAH itu adalah hakim yang adil.

source : http://kawruh-kejawen.blogspot.com/2009/01/memahami-filosofi-leluhur-jawa.html

30 January 2010

4 Kebiasaan Agar Hidup Lebih Tenang


Pengalaman pahit dalam kehidupan seperti kehilangan pekerjaan, perceraian, putus cinta atau kematian anggota keluarga bisa menjadi sumber stres.

Robert Wicks penulis buku "Bounce: Living the Resilient Life" mengatakan ujian hidup memungkinkan manusia menjadi lebih kuat dan tahan menghadapi situasi sulit. Ada empat kebiasaan kunci untuk memperkuat manusia menghadapi masalah dan kesulitan.


#1 Evaluasi Kehidupan Harian
Tepat sebelum Anda tidur, pikirkan kembali suka duka yang Anda alami seharian. Ini membantu Anda mengenali penyebab stres atau rasa kesal. Mengidentifikasi masalah yang ada, membantu kesiapan Anda ketika menghadapi masalah yang sama di kemudian hari.

#2. Temukan Hal Baik
Lakukan hobi dan kegemaran yang membahagiakan seperti olahraga, bermain dengan hewan peliharaan dan segala hal yang mengalihkan perhatian dari situasi menegangkan. Usahakan untuk menikmati waktu santai dan menyenangkan setiap hari.

#3. Hiduplah Untuk Saat Ini
Berhenti mengeluhkan segala sesuatu yang akan terjadi di masa depan. Dan, perhatikanlah apa efeknya terhadap kehidupan. Lebih baik Anda lebih memfokuskan energi untuk meraih hal terbaik di masa kini yang akan berpengaruh pada masa depan Anda nanti.

# 4. Bersyukur
Memberi jeda sejenak sambil mensyukuri segala sesuatu yang Anda miliki, membuat hidup lebih tenang. Tuliskan segala hal yang patut Anda syukuri, misalnya seperti memiliki keluarga yang bahagia, pekerjaan yang bagus, dan hidup sehat. Jika kurang bersyukur, Anda akan selalu dikelilingi hal-hal negatif di sekitar Anda.

Dikutip dari VIVAnews.com

29 December 2009

Memandang Masalah dengan Bijak


Biasanya setiap masalah datang, orang sibuk mengeluh dan menyesali mengapa masalah itu menimpa dirinya. Padahal, hal itu hanya akan menguras energi dan buang-buang waktu percuma. Beberapa tips di bawah ini mungkin bisa membantu Anda.

Jangan Panik
Masalah kecil, jika dihadapi dengan kepanikan, bisa berkembang menjadi besar. Tapi jangan juga berlagak cuek dan tidak peduli. Biar bagaimanapun Anda harus menyadari pada masalah yang sedang Anda hadapi. Terima kenyataan bahwa Anda memang sedang tertimpa masalah.


Jangan Memperbesar Suatu Masalah
Setiap orang mempunyai masalah. Berhentilah mengeluh ke sana ke mari. Terkadang bercerita pada banyak orang tidak membantu Anda, malah sebaliknya, mengundang persoalan baru. Mendramatisasi persoalan bukanlah cara yang ampuh untuk memperbaiki keadaan. Anda hanya akan semakin tertekan. Jernihkan pikiran dan tempatkan masalah pada sudut pandang positif.

Lari Dari Masalah
Melupakan masalah sejenak dengan melakukan kegiatan yang menghibur diri, boleh saja. Asal, jangan berlarut-larut. Masalah yang terlalu lama mengendap akan semakin sulit diselesaikan. Lagipula lari dari masalah tidak membuat Anda terbebas, karena masalah tersebut akan seperti kerikil dalam sepatu, terus mengikuti ke mana pun Anda pergi. Jika pikiran telah kembali tenang, cobalah berdiam diri sejenak untuk memikirkan jalan keluarnya.

Kendalikan Emosi

Wajar bila tertimpa masalah Anda merasa kalut dan emosional. Tapi, jangan berlebihan. Usahakan agar emosi tidak mengacaukan pikiran jernih Anda. Terpenting, saat Anda berada di tengah situasi yang emosional, jangan membuat keputusan penting.

Pakai Strategi

Cobalah mengatur strategi untuk memecahkan masalah. Meminta saran orang lain sah-sah saja tapi jangan terlalu berharap mereka akan membantu Anda menyelesaikannya. Siapkan rencana untuk keluar dari masalah tersebut. Buatlah rencana A, B dan C. Sehingga jika rencana A tidak berjalan mulus, Anda masih mempunyai dua jalan ke luar lain.
Keberhasilan Anda keluar dari masalah tergantung dari sejauh mana usaha Anda untuk menyelesaikannya. Jika rencana saja tapi tidak dijalankan, ya sama juga bohong. Semakin keras Anda berusaha, makin besar pula kemungkinan Anda lolos dari jeratan masalah.

Mencari Jalan Keluar
Cara 1
Kenali dan Eliminasi

Kenali penyebab dari masalah.

Misal, jika keterlambatan menyelesaikan pekerjaan menjadi masalah, maka Anda perlu mencari tahu penyebab dari keterlambatan. Apakah karena kurangnya waktu mengerjakan, data tidak lengkap, dan sebagainya.

Eliminasi Penyebab

Berikutnya, cari cara untuk mengeliminasi atau menghilangkan penyebab-penyebab tersebut dan pastikan agar penyebab tersebut tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Cara 2
Pendekatan Pemecahan Masalah

Identifikasi Masalah

Kenali masalah Anda. Contoh, Anda akan menghadapi presentasi, padahal materi Anda belum siap. Jadi itulah masalah Anda.

Gagasan Awal

Apa gagasan awal Anda untuk menghadapi persoalan itu? Misal, gagasan awal dari masalah tersebut adalah Anda mulai mengerahkan segala daya untuk mengumpulkan materi.

Langkah Demi Langkah

Anda harus menentukan langkah riil secara teratur, misalnya dalam dua hari ke depan Anda akan mencari data lewat internet, plus mengerahkan tim untuk mencari sumber data lain.

Aplikasi

Langkah-langkah aplikasi di sini maksudnya adalah Anda melaksanakan semua gagasan dan langkah-langkah yang telah direncanakan sebelumnya.

Keluar dari Situasi Sulit

Berikut beberapa situasi sulit di tempat kerja dan cara menghadapinya.

Kepergok Atasan

Anda sedang mengeluh tentang atasan pada seorang rekan kerja, tiba-tiba atasan melihat di dekat Anda, Anda merasa dia mendengar keluhan Anda.
Solusi: Jika Anda yakin dia mendengar, datangi atasan dan tanyakan langsung. Jika bilang ya, minta maaflah. Jadikan kesempatan ini untuk mendiskusikan masalah yang Anda keluhkan.

Sahabat mendapat promosi

Sahabat satu level Anda tiba-tiba mendapatkan promosi sehingga menjadi atasan Anda. Sebagai sahabat pasti Anda merasa canggung bersikap padanya.
Solusi: Jujurlah padanya bahwa Anda mesti menjaga jarak agar tidak muncul masalah dengan rekan kerja yang lain.

Pencuri Ide

Seorang rekan kerja punya kebiasaan mencuri ide Anda dan mengatakan itu adalah gagasannya.
Solusi: Mungkin atasan tidak percaya itu ide Anda karena cara penyampaian yang salah. Cobalah belajar dari rekan yang mampu mengutarakan gagasannya.

Source : Sahabatnestle.co.id

22 December 2009

Hari Ibu, 22 Desember


"Kasih Ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia
"

Coba bayangkan ketika kita dalam kandungan Ibu telah bersusah payah menjaga kondisi kita agar kelak dilahirkan dalam keadaan sehat dan normal. Memang secara normal sembilan bulan sepuluh hari, namun ada juga yang lebih cepat atau lebih lambat. Waktu mengandung tersebut tidaklah sedikit tetapi karena kesabaran seorang Ibu, semuanya dapat dilalui dengan baik. Ketika kita dilahirkan bukan berarti peran Ibu telah selesai sampai disitu saja, justru sebaliknya peran penting Ibu semakin besar dan berat. Tak hanya menyusui, merawat tetapi juga mendidik, agar kelak menjadi generasi yang memiliki kecerdasan, kesuksesan dan kesholehan.


Ibu punya peran sangat strategis dalam menghantar putra-putrinya agar mencapai kematangan pemahaman mana yang baik dan buruk. Secara umum peran dan tanggungjawab Ibu dalam keluarga rumah tangganya adalah; Pertama, pendamping suami secara lahir dan batin, termasuk didalamnya pemenuhan kebutuhan bersama dari sisi seksual dan mental. Kedua, mitra komunikasi dari suaminya, anggota-anggota keluarga serta para tetangga/lingkungannya. Ketiga, Pelaksana teknis dalam penataan dan pelaksanaan kehidupan sehari-hari keluarga, pembimbing/pendidik bagi anak-anaknya.

Keempat, pengontrol dan mengawasi kegiatan teknis dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pendidikan dan pergaulan anak-anaknya baik di dalam dan di luar rumah tangganya. Kelima, mengikuti berbagai kegiatan sosial dan keagamaan dalam komunitasnya sepanjang tidak mengganggu tugas pokoknya. Keenam, membantu suaminya menambah pendapatan keluarga jika memang diperlukan, sekurang-kurangnya dapat mengelola dan menjaga hasil pendapatan dari suami secara efektif dan efisien dan lainnya.

Tugas Berat Seorang Ibu

Betapa banyak dan beratnya tugas seorang Ibu, selain peran tersebut pasti masih ada peran lain yang dilakukan seorang Ibu. Kesuksesan rumah tangga dan anak tak akan pernah luput dari jeri payah seorang Ibu. Oleh karena itu tak ada salahnya bagi calon Ibu menyiapkan diri melalui belajar maupun baca buku sehingga nanti menjadi panutan, pijakan, tauladan dan pembimbing bagi generasinya. Banyak pakar menyepakati bahwa Ibu merupakan ruh dan sekaligus magnit yang mampu mewarnai generasi yang akan datang.

Sering diungkapkan bahwa seorang Ibu merupakan guru pertama bagi anak terutama pada usia tujuh tahun. Karena pada usia tujuh tahun perkembangan otak sudah hampir mencapai kesempurnaan. Rahasia inilah yang harus menghantarkan para Ibu memanfaatkan peran penting saat anak usia tujuh tahun. Pada usia itulah pendidikan agama mulai ditanamkan ke putra-putri kita dengan baik dan benar. Peran Ibu yang terpenting adalah mendampingi kehidupan anak sehingga anak menuju ke konsep pokok pembelajaran untuk anak-anak di usia dini tersebut. Memang ketika bayi pun seorang Ibu telah memainkan perannya sebagai pendidik anaknya melalui bahasa Ibu.

Tak sedikit pula seorang Ibu menyamakan antara kasih sayang dengan memanjakan. Karena itu tidaklah baik atas nama kasih sayang pada anak tetapi hasilnya adalah memanjakan si anak. Harus ada batasan dan sekaligus ketegasan bahwa kasih sayang itu bukan untuk memanjakannya. Kelemahan dari sebagian kaum Ibu saat ini adalah kehidupan hedonisme. Beberapa Ibu sudah tidak lagi mempedulikan akibat yang akan ditimbulkan oleh anak-anak dengan prilaku hedonisme para Ibu.

Mencari kesenangan dengan menghambur-hamburkan uang untuk yang tidak bermanfaat. Seiring perkembangan zaman yang serba krisis ini, meningkatnya kebutuhan sehari-hari, biaya hidup yang cukup tinggi, PHK massal terjadi dimana-mana dan lainnya. Acapkali mendorong seorang Ibu mencari pekerjaan untuk membantu menopang kebutuhan keluarga.

Apalagi kesetaraan gender kini tidak lagi menjadi rintangan. Lihat saja keterwakilan perempuan dalam partai politik mencapai 30 persen, makanya banyak Ibu atau kaum wanita yang mencalonkan diri sebagai Caleg, Bupati maupun Gubernur. Tak hanya itu di perusahaan bahkan pemerintahan pun karir perempuan mulai mendapat perhatian. Keberadaan ini merupakan kabar baik sekaligus tantangan dalam rumah tangga.

Kasih Sayang Ibu

Jikalau seorang Ibu terjun dalam dunia karir dan politik, sudah pasti tak akan fokus 100 persen dalam rumah tangga. Sebab mereka harus membagi waktu antara karir dan rumah tangga sehingga tak jarang peran seorang Ibu digantikan oleh baby sister atau pembantu. Padahal peran seorang Ibu kandung lebih diharapkan oleh setiap anaknya. Buat apa seorang anak diberikan banyak kemewahan seperti uang, mobil dan lainnya sementara kasih sayang Ibu hanya sedikit yang diperoleh.

Coba lihat sebagian mereka yang berlimpah ruah harta banyak terjerumus ke pergaulan bebas, narkoba, atau lainnya. Kasih sayang Ibu sejati bukanlah dari banyaknya harta, uang maupun kemewahan yang diberikan kepada anaknya. Justru doa, rawatan, didikan, perhatian maupun bimbingan dari Ibu sehingga menghantarkan seorang anak menjadi anak yang sukses, beriman dan takwa, inilah kasih sayang yang sesungguhnya didambakan oleh seorang anak.

Harus disadari banyak juga seorang Ibu yang sukses dalam karir dan rumah tangganya. Seorang Ibu rumah tangga haruslah dapat memfungsikan dirinyalaksana perhiasan yang melekat pada diri pemakainya. Istri haruslah menjadi penyejuk, penyedap, memberi pesona dan memberi semangat hidup bagi suami dan anak-anaknya. Seorang Ibu yang baik akan membesarkan anaknya dengan penuh kesabaran dan kegairahan hidup.

Dalam Islam ketika Nabi Muhammad ditanya tentang siapa yang paling patut dihormati dan diperlakukan sebaik-baiknya, Nabi menjawab, "Ibumu." Jawaban ini diulang sampai tiga kali, sebelum Nabi menyebut, "Bapakmu." Anak itu amanah Allah. Bahkan surga itu ditelapak kaki Ibu. Maka janganlah durhaka atau melawan pada kedua orangtua mu selama yang diperintahkannya adalah kebaikan. Doa seorang Ibu sangat mujarab, jadi jangan sampai kita membuat kesalahan padanya yang akhirnya dengan rasa kesal dan terpaksa Ibu mendoakan yang buruk.

Hindari Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terutama terhadap kaum Ibu yang sekarang lagi marak-maraknya, berdasarkan data "Komnas Perempuan Pelaporan Kasus KDRT Pasca Undang-Undang PKDRT terjadi peningkatan yaitu; Kekerasan Terhadap Istri (KTI) tahun 2004-2007 berjumlah 25.788 kasus dan kekerasan terhadap Pekerja Rumah Tangga (PRT) tahun 2004-2007 berjumlah 467 kasus" Ini yang terdata masih banyak yang tak terdata atau tidak dilaporkan. Tak seharusnya kekerasan ini terjadi apalagi terhadap kaum Ibu. Dengan adanya UU PKDRT setidaknya dapat mengurangi dan mencegah tindakan kekerasan terhadap kaum Ibu.

Bagaimana pun peran Ibu dalam segala hal sangatlah penting dan sulit tergantikan. Di hari Ibu ini mari kita tetap menghormati, menyayangi, mendoakan, menghargainya serta membahagiakannya. Kasih anak sepanjang jalan, kasih Ibu sepanjang hayat. Apapun yang sudah kita buat belum apa-apa dibandingkan dengan kasih sayang Ibu yang telah diberikan pada kita. Selamat hari Ibu semoga sehat dan bahagia selalu.

Source : http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=38297:refleksi-hari-ibu-22-desember-pentingnya-peran-seorang-ibu-&catid=78:umum&Itemid=139

14 December 2009

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1431 H


Detak jarum terus berputar, hari berganti hari, bulan demi bulan menjelang, tahun demi tahun pun berlalu, seiring pergantian siang ke malam begitu juga sebaliknya yang menandakan dunia sudah “RENTA” ini terus berkurang usianya dan tidak terasa pula telah memasuki bulan Muharram, menandai datangnya kembali tahun yang baru 1431 H.

1431 tahun tonggak sejarah peradaban dunia Islam yang penuh dengan tatanan nilai-nilai yang menjunjung tinggi moral ditancapkan oleh Manusia Agung sepanjang Masa Rosululloh Muhamad SAW seiring Hijrahnya Rosululloh Muhamad SAW dari Mekah ke Medinah.


Hijrahnya Rosululloh Muhamad SAW dari Mekah ke Medinah yang dijadikan sistem penanggalan dalam kalender Islam bukanlah sekedar perpindahan fisik Beliau dari satu kota ke kota lainnya, melainkan lebih merupakan upaya untuk merubah tatanan kehidupan jahiliyah kepada kehidupan yang berdasarkan nilai-nilai Ilahiyah, hingga Islam benar-benar menjadi kekuatan baru.

Yang bisa kita petik dari hijrahnya Rosululloh Muhamad SAW dalam mengarungi sisa-sisa umur kehidupan di dunia ini, tak lain kita jadikan Tahun Baru Hijriyah sebagai momentum untuk merubah diri..

* Berhijrah dari kemusyrikan kepada ketauhidan, dari lupa pindah kepada mengingat Alloh SWT.
* Berhijrah dari pribadi yang jauh dari nilai-nilai Islami menuju Islam yang Indah yang akan membawa kebahagian di dunia dan kebahagian di akhirat kelak.

Sudah saatnya kita evaluasi diri di tahun baru ini. Sejauh manakah kita berupaya untuk senantiasa mengingat Alloh SWT di setiap waktu, setiap saat dan setiap detak jantung kita. Insya Alloh Tahun baru kali ini menjadi lebih baik dari tahun kemarin…

source : http://ikhwansuryalaya.wordpress.com/2008/12/17/renungan-tahun-baru-islam-1-muharam-1430-h/

06 October 2009

32 Cara Berbakti kepada Orangtua


32 Cara Berbakti kepada Orangtua oleh Asy Syaikh Muhammad Jamil Zainu :

1. Berbicaralah kamu kepada kedua orang tuamu dengan adab dan janganlah mengucapkan “Ah” kepada mereka, jangan hardik mereka, berucaplah kepada mereka dengan ucapan yang mulia.
2. Selalu taati mereka berdua di dalam perkara selain maksiat, dan tidak ada ketaatan kepada makhluk di dalam bermaksiat kepada sang Khalik.
3. Lemah lembutlah kepada kedua orangtuamu, janganlah bermuka masam serta memandang mereka dengan pandangan yang sinis.


4. Jagalah nama baik, kemuliaan, serta harta mereka. Janganlah engkau mengambil sesuatu tanpa seizin mereka.
5. Kerjakanlah perkara-perkara yang dapat meringankan beban mereka meskipun tanpa diperintah. Seperti melayani mereka, belanja ke warung, dan pekerjaan rumah lainnya, serta bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu.
6. Bermusyawarahlah dengan mereka berdua dalam seluruh kegiatanmu. Dan berikanlah alasan jika engkau terpaksa menyelisihi pendapat mereka.
7. Penuhi panggilan mereka dengan segera dan disertai wajah yang berseri dan menjawab, “Ya ibu, ya ayah”. Janganlah memanggil dengan, “Ya papa, ya mama”, karena itu panggilan orang asing (orang-orang barat maksudnya -pent.).
8. Muliakan teman serta kerabat mereka ketika kedua orang tuamu masih hidup, begitu pula setelah mereka telah wafat.
9. Janganlah engkau bantah dan engkau salahkan mereka berdua. Santun dan beradablah ketika menjelaskan yang benar kepada mereka.
10. Janganlah berbuat kasar kepada mereka berdua, jangan pula engkau angkat suaramu kepada mereka. Diamlah ketika mereka sedang berbicara, beradablah ketika bersama mereka. Janganlah engkau berteriak kepada salah seorang saudaramu sebagai bentuk penghormatan kepada mereka berdua.
11. Bersegeralah menemui keduanya jika mereka mengunjungimu, dan ciumlah kepala mereka.
12. Bantulah ibumu di rumah. Dan jangan pula engkau menunda membantu pekerjaan ibumu.
13. Janganlah engkau pergi jika mereka berdua tidak mengizinkan meskipun itu untuk perkara yang penting. Apabila kondisinya darurat maka berikanlah alasan ini kepada mereka dan janganlah putus komunikasi dengan mereka.
14. Janganlah masuk menemui mereka tanpa izin terlebih dahulu, apalagi di waktu tidur dan istirahat mereka.
15. Jika engkau kecanduan merokok, maka janganlah merokok di hadapan mereka.
16. Jangan makan dulu sebelum mereka makan, muliakanlah mereka dalam (menyajikan) makanan dan minuman.
17. Janganlah engkau berdusta kepada mereka dan jangan mencela mereka jika mereka mengerjakan perbuatan yang tidak engkau sukai.
18. Jangan engkau utamakan istri dan anakmu di atas mereka. Mintalah keridhaan mereka berdua sebelum melakukan sesuatu karena ridha Allah tergantung ridha orang tua. Begitu juga kemurkaan Allah tergantung kemurkaan mereka berdua.
19. Jangan engkau duduk di tempat yang lebih tinggi dari mereka. Jangan engkau julurkan kakimu di hadapan mereka karena sombong.
20. Jangan engkau menyombongkan kedudukanmu di hadapan bapakmu meskipun engkau seorang pejabat besar. Hati-hati, jangan sampai engkau mengingkari kebaikan-kebaikan mereka berdua atau menyakiti mereka walaupun dengan hanya satu kalimat.
21. Jangan pelit dalam memberikan nafkah kepada kedua orang tua sampai mereka mengeluh. Ini merupakan aib bagimu. Engkau juga akan melihat ini terjadi pada anakmu. Sebagaimana engkau memperlakukan orang tuamu, begitu pula engkau akan diperlakukan sebagai orang tua.
22. Banyaklah berkunjung kepada kedua orang tua, dan persembahkan hadiah bagi mereka. Berterimakasihlah atas perawatan mereka serta atas kesulitan yang mereka hadapi. Hendaknya engkau mengambil pelajaran dari kesulitanmu serta deritamu ketika mendidik anak-anakmu.
23. Orang yang paling berhak untuk dimuliakan adalah ibumu, kemudian bapakmu. Dan ketahuilah bahwa surga itu di telapak kaki ibu-ibu kalian.
24. Berhati-hati dari durhaka kepada kedua orang tua serta dari kemurkaan mereka. Engkau akan celaka dunia akhirat. Anak-anakmu nanti akan memperlakukanmu sama seperti engkau memperlakukan kedua orangtuamu.
25. Jika engkau meminta sesuatu kepada kedua orang tuamu, mintalah dengan lembut dan berterima kasihlah jika mereka memberikannya. Dan maafkanlah mereka jika mereka tidak memberimu. Janganlah banyak meminta kepada mereka karena hal itu akan memberatkan mereka berdua.
26. Jika engkau mampu mencukupi rezeki mereka maka cukupilah, dan bahagiakanlah kedua orangtuamu.
27. Sesungguhnya orang tuamu punya hak atas dirimu. Begitu pula pasanganmu (suami/istri) memiliki hak atas dirimu. Maka penuhilah haknya masing-masing. Berusahalah untuk menyatukan hak tersebut apabila saling berbenturan. Berikanlah hadiah bagi tiap-tiap pihak secara diam-diam.
28. Jika kedua orang tuamu bermusuhan dengan istrimu maka jadilah engkau sebagai penengah. Dan pahamkan kepada istrimu bahwa engkau berada di pihaknya jika dia benar, namun engkau terpaksa melakukannya karena menginginkan ridha kedua orang tuamu.
29. Jika engkau berselisih dengan kedua orang tuamu di dalam masalah pernikahan atau perceraian, maka hendaknya kalian berhukum kepada syari’at karena syari’atlah sebaik-baiknya pertolongan bagi kalian.
30. Doa kedua orang itu mustajab baik dalam kebaikan maupun doa kejelekan. Maka berhati-hatilah dari doa kejelekan mereka atas dirimu.
31. Beradablah yang baik kepada orang-orang. Siapa yang mencela orang lain maka orang tersebut akan kembali mencelanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Termasuk dosa besar adalah seseorang mencela kedua orang tuanya dengan cara dia mencela bapaknya orang lain, maka orang tersebut balas mencela bapaknya. Dia mencela ibu seseorang, maka orang tersebut balas mencela ibunya.” (Muttafaqun ‘alaihi)
32. Kunjungilah mereka disaat mereka hidup dan ziarahilah ketika mereka telah wafat. Bershadaqahlah atas nama mereka dan banyaklah berdoa bagi mereka berdua dengan mengucapkan,
“Wahai Rabb-ku ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Waha Rabb-ku, rahmatilah mereka berdua sebagaimana mereka telah merawatku ketika kecil.” (*)
Diterjemahkan dari Kitab Kaifa Nurabbi Auladana.

25 September 2009

Puasa Syawal : seperti puasa setahun penuh

Salah satu dari pintu-pintu kebaikan adalah melakukan puasa. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَلَا أَدُلُّكَ عَلَى أَبْوَابِ الْخَيْرِ؟ الصَّوْمُ جُنَّةٌ …

“Maukah aku tunjukkan padamu pintu-pintu kebaikan? Puasa adalah perisai, …” (HR. Tirmidzi, hadits ini hasan shohih)

Puasa dalam hadits ini merupakan perisai bagi seorang muslim baik di dunia maupun di akhirat. Di dunia, puasa adalah perisai dari perbuatan-perbuatan maksiat, sedangkan di akhirat nanti adalah perisai dari api neraka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda dalam hadits Qudsi:

وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ

“Dan senantiasa hamba-Ku mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan sunnah sehingga Aku mencintainya.” (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, untuk mendapatkan kecintaan Allah ta’ala, maka lakukanlah puasa sunnah setelah melakukan yang wajib. Di antara puasa sunnah yang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam anjurkan setelah melakukan puasa wajib (puasa Ramadhan) adalah puasa enam hari di bulan Syawal.

Dianjurkan untuk Puasa Enam Hari di Bulan Syawal

Puasa ini mempunyai keutamaan yang sangat istimewa. Hal ini dapat dilihat dari sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dari sahabat Abu Ayyub Al Anshoriy, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim)


Pada hadits ini terdapat dalil tegas tentang dianjurkannya puasa enam hari di bulan Syawal dan pendapat inilah yang dipilih oleh madzhab Syafi’i, Ahmad dan Abu Daud serta yang sependapat dengan mereka. Sedangkan Imam Malik dan Abu Hanifah menyatakan makruh. Namun pendapat mereka ini lemah karena bertentangan dengan hadits yang tegas ini. (Lihat Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, 8/56)

Puasa Syawal, Puasa Seperti Setahun Penuh

Dari Tsauban, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ صَامَ سِتَّةَ أَيَّامٍ بَعْدَ الْفِطْرِ كَانَ تَمَامَ السَّنَةِ (مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا)

“Barang siapa berpuasa enam hari setelah hari raya Idul Fitri, maka dia seperti berpuasa setahun penuh. [Barang siapa berbuat satu kebaikan, maka baginya sepuluh kebaikan semisal].” (HR. Ibnu Majah dan dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil)

Orang yang melakukan satu kebaikan akan mendapatkan sepuluh kebaikan yang semisal. Puasa ramadhan adalah selama sebulan berarti akan semisal dengan puasa 10 bulan. Puasa syawal adalah enam hari berarti akan semisal dengan 60 hari yang sama dengan 2 bulan. Oleh karena itu, seseorang yang berpuasa ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan syawal akan mendapatkan puasa seperti setahun penuh. (Lihat Syarh An Nawawi ‘ala Muslim, 8/56 dan Syarh Riyadhus Sholihin, 3/465). Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat ini bagi umat Islam.

Apakah Puasa Syawal Harus Berurutan dan Dilakukan di Awal Ramadhan ?

Imam Nawawi dalam Syarh Muslim, 8/56 mengatakan, “Para ulama madzhab Syafi’i mengatakan bahwa paling afdhol (utama) melakukan puasa syawal secara berturut-turut (sehari) setelah shalat ‘Idul Fithri. Namun jika tidak berurutan atau diakhirkan hingga akhir Syawal maka seseorang tetap mendapatkan keutamaan puasa syawal setelah sebelumnya melakukan puasa Ramadhan.” Oleh karena itu, boleh saja seseorang berpuasa syawal tiga hari setelah Idul Fithri misalnya, baik secara berturut-turut ataupun tidak, karena dalam hal ini ada kelonggaran. Namun, apabila seseorang berpuasa syawal hingga keluar waktu (bulan Syawal) karena bermalas-malasan maka dia tidak akan mendapatkan ganjaran puasa syawal.

Catatan: Apabila seseorang memiliki udzur (halangan) seperti sakit, dalam keadaan nifas, sebagai musafir, sehingga tidak berpuasa enam hari di bulan syawal, maka boleh orang seperti ini meng-qodho’ (mengganti) puasa syawal tersebut di bulan Dzulqo’dah. Hal ini tidaklah mengapa. (Lihat Syarh Riyadhus Sholihin, 3/466)

Tunaikanlah Qodho’ (Tanggungan) Puasa Terlebih Dahulu

Lebih baik bagi seseorang yang masih memiliki qodho’ puasa Ramadhan untuk menunaikannya daripada melakukan puasa Syawal. Karena tentu saja perkara yang wajib haruslah lebih diutamakan daripada perkara yang sunnah. Alasan lainnya adalah karena dalam hadits di atas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Barang siapa berpuasa Ramadhan.” Jadi apabila puasa Ramadhannya belum sempurna karena masih ada tanggungan puasa, maka tanggungan tersebut harus ditunaikan terlebih dahulu agar mendapatkan pahala semisal puasa setahun penuh.

Apabila seseorang menunaikan puasa Syawal terlebih dahulu dan masih ada tanggungan puasa, maka puasanya dianggap puasa sunnah muthlaq (puasa sunnah biasa) dan tidak mendapatkan ganjaran puasa Syawal karena kita kembali ke perkataan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tadi, “Barang siapa berpuasa Ramadhan.” (Lihat Syarhul Mumthi’, 3/89, 100)

Catatan: Adapun puasa sunnah selain puasa Syawal, maka boleh seseorang mendahulukannya dari mengqodho’ puasa yang wajib selama masih ada waktu lapang untuk menunaikan puasa sunnah tersebut. Dan puasa sunnahnya tetap sah dan tidak berdosa. Tetapi perlu diingat bahwa menunaikan qodho’ puasa tetap lebih utama daripada melakukan puasa sunnah. Hal inilah yang ditekankan oleh Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin -semoga Allah merahmati beliau- dalam kitab beliau Syarhul Mumthi’, 3/89 karena seringnya sebagian orang keliru dalam permasalahan ini.

Kita ambil permisalan dengan shalat dzuhur. Waktu shalat tersebut adalah mulai dari matahari bergeser ke barat hingga panjang bayangan seseorang sama dengan tingginya. Kemudian dia shalat di akhir waktu misalnya jam 2 siang karena udzur (halangan). Dalam waktu ini bolehkah dia melakukan shalat sunnah kemudian melakukan shalat wajib? Jawabnya boleh, karena waktu shalatnya masih lapang dan shalat sunnahnya tetap sah dan tidak berdosa. Namun hal ini berbeda dengan puasa syawal karena puasa ini disyaratkan berpuasa ramadhan untuk mendapatkan ganjaran seperti berpuasa setahun penuh. Maka perhatikanlah perbedaan dalam masalah ini!

Boleh Berniat di Siang Hari dan Boleh Membatalkan Puasa Ketika Melakukan Puasa Sunnah

Permasalahan pertama ini dapat dilihat dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah masuk menemui keluarganya lalu menanyakan: “Apakah kalian memiliki sesuatu (yang bisa dimakan, pen)?” Mereka berkata, “tidak” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Kalau begitu sekarang, saya puasa.” Dari hadits ini berarti seseorang boleh berniat di siang hari ketika melakukan puasa sunnah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga terkadang berpuasa sunnah kemudian beliau membatalkannya sebagaimana dikatakan oleh Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha dan terdapat dalam kitab An Nasa’i. (Lihat Zadul Ma’ad, 2/79)

Semoga dengan sedikit penjelasan ini dapat mendorong kita melakukan puasa enam hari di bulan Syawal, semoga amalan kita diterima dan bermanfaat pada hari yang tidak bermanfaat harta dan anak kecuali yang menghadap Allah dengan hati yang bersih.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallaahu ‘alaa nabiyyina Muhammad wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallam.

sumber: muslim.or.id

19 July 2009

Lingkungan Menjadikan Kita Besar


Lingkungan sebagai daya ungkit terbesar dalam membantuk kesuksesan kita. Karena dari lingkungan kita bisa membangun kepercayaan diri yang kuat untuk diri kita, dan karena lingkunganlah kita bisa menjadi seorang yang besar.

Seorang diva besar seperti Krisdayanti tidak akan menjadi besar jika lingkungannya tidak mendorong dirinya menjadi besar. Seorang bintang sepak bola David Beckham-pun tidak akan bisa melambung namanya jika lingkungannya tidak mendukung dia untuk tetap bertahan dalam posisi besar.

Dari sini bisa dikatakan sebuah lingkungan memiliki sebuah kekuatan besar untuk memotivasi seseorang bertindak lebih hebat daripada sebelumnya. Saya masih ingat ketika seorang pengusaha besar seperti om Liem bisa menjadi seorang yang sukses dan besar seperti saat ini.


Beliau tumbuh dari sebuah lingkungan yang keras dan merantau ke negri kita untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Dengan berbekal keinginan keras untuk tidak terjebak pada situasi dan lingkungan kemiskinan, beliau lantas mengupayakan sekuat tenaga untuk menjadi seorang yang besar dan hebat dalam dunia bisnis.

Itu dari dunia bisnis, dari dunia menulis kita punya sosok Andrea Hirata yang terpanggil hatinya untuk kembali mengangkat lingkungannya di masa lampau untuk bisa dikuak dalam sebuah novel. Dan pada akhirnya kita bisa membaca novel, bahkan menonton filmnya.

Semua rangkaian keberhasilannya karena memang mereka sadar lingkunganlah yang membuat mereka berhasil dan kuat seperti saat ini. Sekarang bagaimana dengan lingkungan kita? Apa yang salah dari lingkungan kita? Mengapa kita selalu mengeluh di lahirkan dalam lingkungan yang tepat?

Padahal jika kita mau meng-compare lingkungan kita dengan lingkungan mereka mungkin akan jauh lebih nyaman ketimbang mereka. Nah, kalau sudah begini apa yang salah dari diri kita?

Ada dua permasalahan mendasar ketika kita tidak berhasil seperti yang orang sukses rasakan. Masalah pertama adalah mengeluh, terlalu banyak mengeluh hanya akan membuat kita fokus pada kegagalan-kegagalan yang kita kerjakan, saking fokusnya terhadap kegagalan kita menjadi terlena dengan situasi menyalahkan orang lain dan melupakan tujuan besar kita.

Masalah kedua yang membuat kita tidak seperti mereka, karena kita tidak mau menjadikan lingkungan sebagai pelajaran kehidupan kita. Kita hanya menuntut lingkungan kita lebih baik daripada kemarin, tanpa berpikir bagaimana merubah itu menjadi baik. Jadi wajar saja bila kita tidak bisa maju seperti mereka.

Kalau sudah begini apa yang harus kita lakukan agar semua tujuan kita berhasil? Jawabnya hanya satu, “Berubah.”

Kita butuh sebuah perubahan yang mendasar, dan ini dimulai dari keputusan. Jadi sudah saatnya kita memutuskan, tetap dengan situasi yang ada atau berubah untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan….

13 May 2009

Penyakit Perempuan Yang Tidak Berjilbab

             

Rasulullah bersabda, "Para wanita yang berpakaian tetapi (pada hakikatnya) telanjang, lenggak-lengkok, kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga dan tiada mencium semerbak harumnya (HR. Abu Daud)

 

 

Rasulullah bersabda, "Tidak diterima sholat wanita dewasa kecuali yang memakai khimar (jilbab) (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, bn Majah)

 

 

Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan bahwasannya perempuan yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat, atau transparan maka ia akan mengalami berbagai penyakit kanker ganas di sekujur anggota tubuhnya yang terbuka, apa lagi gadis ataupun putri-putri yang mengenakan pakaian ketat-ketat. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ilmiah ini dengan mengutip beberapa fakta, diantaranya bahwasanya kanker ganas milanoma pada usia dini, dan semakin bertambah dan menyebar sampai di kaki. Dan sebab utama penyakit kanker ganas ini adalah pakaian ketat yang dikenakan oleh putri-putri di terik matahari, dalam waktu yang panjang setelah bertahun-tahun. dan kaos kaki nilon yang mereka kenakan tidak sedikitpun bermanfaat didalam menjaga kaki mereka dari kanker ganas. Dan sungguh Majalah kedokteran Inggris tersebut telah pun telah melakukan polling tentang penyakit milanoma ini, dan seolah keadaan mereka mirip dengan keadaan orang-orang pendurhaka (orang-orang kafir Arab) yang di da'wahi oleh Rasulullah. Tentang hal ini Allah berfirman:

Dan ingatlah ketika mereka katakan: Ya Allah andai hal ini (Al-Qur'an) adalah benar dari sisimu maka hujanilah kami dengan batu dari langit atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih ( Q.S. Al-Anfaal:32)

 

Dan sungguh telah datang azab yang pedih ataupun yang lebih ringan dari hal itu, yaitu kanker ganas, dimana kanker itu adalah seganas-ganasnya kanker dari berbagai kanker. Dan penyakit ini merupakan akibat dari sengatan matahari yang mengandung ultraviolet dalam waktu yang panjang disekujur pakaian yang ketat, pakaian pantai (yang biasa dipakai orang-orang kafir ketika di pantai dan berjemur di sana) yang mereka kenakan. Dan penyakit ini terkadang mengenai seluruh tubuh dan dengan kadar yang berbeda-beda. Yang muncul pertama kali adalah seperti bulatan berwarna hitam agak lebar. Dan terkadang berupa bulatan kecil saja, kebanyakan di daerah kaki atau betis, dan terkadang di daerah sekitar mata; kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang biasa terlihat, pertautan limpa (daerah di atas paha), dan menyerang darah, dan menetap di hati serta merusak-nya.

 

Terkadang juga menetap di sekujur tubuh, diantaranya: tulang, dan bagian dalam dada dan perut karena adanya dua ginjal, sampai menyebabkan air kencing berwarna hitam karena rusaknya ginjal akibat serangan penyakit kanker ganas ini. Dan terkadang juga menyerang janin di dalam rahim ibu yang sedang mengandung. Orang yang menderita kanker ganas ini tidak akan hidup lama, sebagaimana obat luka sebagai kesempatan untuk sembuh untuk semua jenis kanker (selain kanker ganas ini), dimana obat-obatan ini belum bisa mengobati kanker ganas ini.

 

Dari sini, kita mengetahui hikmah yang agung anatomi tubuh manusia di dalam pers-pektif Islam tentang perempuan-perempuan yang melanggar batas-batas syari'at. yaitu bahwa model pakaian perempuan yang benar adalah yang menutupi seluruh tubuhnya, tidak ketat, tidak transparan, kecuali wajah dan telapak tangan. Dan sungguh semakin jelaslah bahwa pakaian yang sederhana dan sopan adalah upaya preventif yang paling bagus agar tidak terkena "adzab dunia" seperti penyakit tersebut di atas, apalagi adzab akhirat yang jauh lebih dahsyat dan pedih. Kemudian, apakah setelah adanya kesaksian dari ilmu pengetahuan kontemporer ini -padahal sudah ada penegasan hukum syari'at yang bijak sejak 14 abad silam- kita akan tetap tidak berpakaian yang baik (jilbab), bahkan malah tetap bertabarruj???

 

(Sumber: Al-I'jaaz Al-Ilmiy fii Al-Islam wa Al-Sunnah Al-Nabawiyah, Oleh :Muhammad Kamil Abd Al-Shomad)

FW: Khasiat Siwak

 

 


From: Didik Turmudi
Sent: Wednesday, May 13, 2009 10:25 AM
Subject: Khasiat Siwak

 

Banyak hadits yang meriwayatkan tentang siwak dan anjuran untuk menggunakannya. Diantaranya hadits berikut ini;  Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,

"Siwak adalah pembersih mulut dan sebab ridhanya Rabb". (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

 

Diriwayatkan dari Hudzaifah ra., dia berkata, "Nabi Saw selalu menggosok giginya dengan siwak setiap bangun dari tidur malam hari (HR Bukhari)

 

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersiwak dalam waktu puasa dan tidak, pada waktu wudhu, ketika akan sholat atau memasuki rumah. Beliau bersiwak dengan kayu(dahan ) Araak. Bila tidur,  siwak itu diletakkan di dekat kepalanya, dan jika bangun tidur beliau mulai bersiwak.

 

Dalam kitab Ath-Thubbun Nabawi (Medis Nabawi) yang disusun oleh Ibnul Qoyyim dijelaskan manfaat siwak antara lain :

- membersihkan mulut,

- membersihkan gusi,

- mencegah pendarahan

- menguatkan penglihatan

- mencegah  gigi  berlubang

- menyehatkan pencernaan

- menjernihkan suara

- membantu pencernaan makanan

- memperlancar saluran nafas (bicara)

- menggiatkan bacaan

- menahan tidur

- meridhokan Allah Ta’ala

- dikagumi malaikat

 

Penelitian terbaru terhadap kayu siwak menunjukkan bahwa siwak mengandung mineral-mineral alami yang dapat membunuh bakteri, menghilangkan plaque, mencegah gigi berlubang serta memelihara gusi.

 

Siwak memiliki kandungan kimiawi yang bermanfaat, seperti :

- Antibacterial acids, seperti astringents, abrasive dan detergents yang berfungsi untuk membunuh bakteri, mencegah infeksi dan menghentikan pendarahan pada gusi. Pada penggunaan siwak pertama kali, mungkin terasa pedas dan sedikit membakar, karena terdapat kandungan serupa mustard di dalamnya yang merupakan substansi antibacterial acids tersebut.

- Kandungan kimia seperti Klorida, Pottasium, Sodium Bicarbonate, Fluoride, Silika, Sulfur, Vitamin C, Trimethyl amine, Salvadorine, Tannins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi. Bahan-bahan ini sering diekstrak sebagai bahan penyusun pasta gigi.

- Minyak aroma alami yang memiliki rasa dan bau yang segar, menjadikan mulut menjadi harum dan menghilangkan bau tak sedap.

- Enzim yang mencegah pembentukan plaque yang menyebabkan radang gusi. Plaque juga merupakan penyebab utama tanggalnya gigi secara premature.

- Anti decay agent (Zat anti pembusukan), yang menurunkan jumlah bakteri di mulut dan mencegah proses pembusukan. Selain itu siwak juga turut merangsang produksi saliva (air liur) lebih, dimana saliva merupakan organik mulut yang melindungi dan membersihkan mulut.

 

Sebuah penelitian terbaru tentang ‘Periodontal Treatment’ (Perawatan gigi secara periodik/berkala) dengan mengambil sample terhadap 480 orang dewasa berusia 35-65 tahun di kota Makkah dan Jeddah oleh para ilmuwan dari King Abdul Aziz University, Jeddah, menunjukkan bahwa Periodontal treatement untuk masyarakat Makkah dan Jeddah adalah lebih rendah daripada studi yang dilakukan terhadap negara-negara lain, hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan siwak berhubungan sangat erat terhadap rendahnya kebutuhan masyarakat Makkah dan Jeddah terhadap ‘Periodontal Treatment’.

 

Penelitian lain dengan menjadikan bubuk siwak sebagai bahan tambahan pada pasta gigi dibandingkan dengan penggunaan pasta gigi tanpa campuran bubuk siwak menunjukkan bahwa prosentase hasil terbaik bagi kebersihan gigi secara sempurna adalah pasta gigi dengan butiran-butiran bubuk siwak, karena butiran-butiran tersebut mampu menjangkau sela-sela gigi secara sempurna dan mengeluarkan sisa-sisa makanan yang masih bersarang pada sela-sela gigi. Sehingga banyak perusahaan-perusahaan di dunia menyertakan bubuk siwak ke dalam produk pasta gigi mereka. WHO pun turut menjadikan siwak termasuk komoditas kesehatan yang perlu dipelihara dan dibudidayakan. Mari kita budayakan hidup sehat dengan bersiwak…!!!

 

Sudah ada penelitian tentang siwak pada gigi. Mineral yang terdapat di dalam siwak seperti Natrium Klorida, Kalium, Sodium Bikarbonat dan Kalsium Oksida juga berfungsi membersihkan gigi. Bau harum dan rasanya yang enak, timbul dari minyak alamiah berjumlah 1% dari seluruh komposisi. Selain itu di dalam siwak juga terdapat enzim yang mecegah penyakit gusi. Komposisi alamiah yang terdapat pada siwak, ditiru dengan menambahkan zat-zat seperti yang terdapat pada siwak, pada pasta gigi buatan. Penelitian lain menyebutkan bahwa siwak berasal dari pohon Salvadore Persica yang tumbuh di sekitar kota Mekah dan Timur Tengah, jarang mempunyai diameter lebih dari satu kaki. Siwak memiliki kandungan antara lain; trimetil amine, klorida, fluorida dan silika. Karena khasiatnya yang baik, bahan ini juga dibuat dalam bentuk serbuk dan digunakan dengan sikat gigi biasa

 

Sebuah majalah Jerman memuat tulisan ilmuwan yang bernama Rudat, direktur Institut Perkumanan Universitas Rostock. Dalam tulisannya itu ia berkata, "Setelah saya membaca tentang siwak yang biasa digunakan Bangsa Arab sebagai sikat gigi, sejak saat itu pula saya mulai melakukan pengkajian. Penelitian ilmiah modern mengukuhkan, bahwa siwak mengandung zat yang melawan pembusukan, zat pembersih yang membantu membunuh kuman, memutihkan gigi, melindungi gigi dari kerapuhan, bekerja membantu merekatkan luka gusi dan pertumbuhannya secara sehat, dan melindungi mulut serta gigi dari berbagai penyakit. Sebagaimana telah terbukti bahwa siwak memiliki manfaat mencegah kanker." (berbagai sumber/arnab)

http://kaunee.com/index.php?option=com_content&view=article&id=337:khasiat-siwak&catid=94:islam-dan-science&Itemid=131

FW: SUCIKAN MASJID DARI MUSIK DAN NYANYIAN

 

 


From: Didik Turmudi
Sent: Wednesday, May 13, 2009 8:54 AM
Subject: SUCIKAN MASJID DARI MUSIK DAN NYANYIAN

 

Masjid adalah tempat terbaik di muka bumi dan yang paling dicintai Allah Ta'ala. Ia adalah benteng iman, madrasah pertama bagi seorang muslim, rumah orang-orang yang bertakwa.

Tempat kaum muslimin berkumpul setiap hari lima kali, tempat bermusyawarah dan saling nasehat- menasehati. Dari masjidlah memancar cahaya islam menerangi penjuru dunia. Dari mesjid pula lahirnya para ulama dan fuqoha'.

Ketika Rasul shollallahu 'alaihi wa sallam hijrah ke Madinah, yang pertama beliau bangun adalah masjid..

Ini menunjukkan bahwasanya masjid memiliki urgensi yang sangat penting di dalam Din Islam, karena sholat adalah tiang agama, dan mesjid sesuai dengan namanya adalah tempat yang disiapkan untuk sujud. Dan sujud adalah symbol penyerahan diri kepada Allah, karena dalam sujud seorang muslim menempelkan kening dan hidungnya, bagian tubuhnya yang paling mulia untuk menghambakan diri kepada Allah Ta'ala. Maka mesjid adalah syi'ar kaum muslimin yang bertauhid dan hanya sujud kepada Allah Ta'ala.

Masjid adalah symbol islam. Dimana jika tidak ada lagi azan, sholat, jama'ah maka tidak ada pula islam dan kaum muslimin.

وعن عبد الله بن عمر : « أن النبي - صلى الله عليه وسلم  قال : خير البقاع المساجد ، وشر البقاع الأسواق »

Dari Abdullah bin Umar bahwasanya Nabi shollallahu 'alaihi wa sallama berkata, "Sebaik-baik tempat adalah masjid dan seburuk-buruk tempat adalah pasar".[1]

"Sesungguhnya yang memakmurkan mesjid itu hanya orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, menegakkan sholat, membayarkan zakat dan tidak takut kecuali kepada Allah, mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang diberi petunjuk". (At-Taubah : 18)

"Dan bahwasanya mesjid-mesjid itu adalah milik Allah, maka janganlah engkau berdo'a kepada selain Allah disamping berdo'a kepadaNya". (Al-Jin : 18)

Itulah mesjid ..tempat paling mulia dan paling suci dimuka bumi. Rumah orang-orang yang bertakwa.

وعن أبي الدرداء قال : سمعت رسول الله - صلى الله عليه وسلم - يقول : « المسجد بيت كل تقي ، وتكفل الله لمن كان المسجد بيته بالروح والرحمة والجواز على الصراط إلى رضوان الله ، إلى الجنة »

Dari Abu Darda' ia berkata, "Aku mendengar rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallama bersabda, "Masjid adalah rumah setiap orang yang bertakwa, Allah menjamin barangsiapa yang masjid adalah rumahnya akan diberi rahmat dan selamat melewati ash-shiroth menuju ridho Allah dan surga".[2]

Tempat turunnya rahmat dan para malaikat menaungi orang-orang yang mempelajari Al-Qur'an di dalamnya.

Orang yang berjalan dalam kegelapan menuju masjid untuk menunaikan jama'ah dianugerahi cahaya yang benderang di hari kiamat.[3]

Orang yang datang ke masjid baik pagi ataupun petang Allah naikkan satu kedudukan di surga setiap kali ia ke masjid.[4]

Berita gembira untuk orang yang berjalan dalam kegelapan menuju mesjid, bahwa ia akan mendapatkan cahaya yang sempurna di hari kiamat.

وعن بريدة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم : « بشر المشائين في الظلم إلى المساجد بالنور التام يوم القيامة » . رواه أبو داود والترمذي

Dari Buraidah dari Nabi shollallahu 'alaihi wa sallam, "Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan dalam kegelapan mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna di hari kiamat".[5]

Beruntunglah hamba yang hatinya terikat dengan mesjid, ia sangat mencintai mesjid dan senantiasa menjaga jama'ah di dalamnya, ia akan mendapatkan naungan Allah dihari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya.[6]

Orang yang membangun masjid ikhlas karena Allah, Allah bagunkan untuknya rumah di surga.

من بنى مسجدا يبتغي به وجه الله بنى الله له مثله في الجنة

Barangsiapa yang membangun masjid mengharapkan wajah Allah semata, Allah bangunkan untuknya yang sama dengan itu di surga".[7]

Di masjid Allah, izinkan nama-Nya ditinggikan dan diagungkan.

"Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang".[8]

Masjid dimakmurkan dengan sholat, majelis ilmu, do'a, zikir, membaca Kalamullah dan ibadah-ibadah lainnya. Masjid bukanlah  mimbar politik untuk mengejar kedudukan duniawi, bukan pula pasar tempat berjualan perhiasan dunia yang fana, bukanlah pentas seni tempat para paduan suara bernasyid ria.

Sangat disayangkan ..kesucian mesjid tersebut telah dinodai oleh kaum muslimin sendiri dengan kesyirikan dan bid'ah yang mereka lakukan di dalamnya

Sangat disayangkan kemuliaannya telah dihinakan oleh kaum muslimin sendiri dengan maksiat dan penyimpangan-penyimpangan yang mereka lakukan di dalamnya.

Diantara fenomena yang menyedihkan sekaligus memedihkan adalah suara-suara musik yang melantun dari nada dering Handphone di dalam mesjid. Baik di majelis-majelis ilmu bahkan yang lebih parah ketika sholat yang sedang berlangsung, tanpa ada yang mengingkari kecuali sedikit sekali.

Seringnya ini terjadi suatu tanda bahwa pelakunya meremehkan kemuliaan Allah dan kurangnya pengagungan terhadap kedudukan masjid dan sholat khususnya. Apabila pelaku tersebut sudah diingatkan dan ia masih juga melakukan, maka itu adalah kemungkaran yang besar. Dan jika ia sengaja melalaikannya tidak ada lagi alasan bagi mereka di sisi Allah. Karena mereka telah merendahkan tempat  yang wajib dihormati dan dimuliakan. serta tidak menjaga rumah-rumah Allah dari kesia-siaan yang tidak patut dilakukan di dalamnya.

Aisyah menuturkan sebagaimana di dalam Sunan Abu  Dawud bahwasanya Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallama memerintahkan agar mesjid dibersihkan dan diberi wewangian.

Rasul shollallahu 'alaihi wa sallam juga melarang setiap perkataan dan perbuatan yang mengotori mesjid dan mengurangi kemuliaannya serta merusak wibawannya. Seperti beliau melarang mengumumkan benda yang hilang di dalam masjid sebagaimana di dalam shohih Muslim bahwasanya ia bersabda,

(من سمع رجلاً ينشد ضالةً في المسجد فليقل : لا ردها الله عليك فإن المساجد لم تبن لذلك)

"Barangsiapa yang mendengar seseorang mengumumkan benda yang hilang di dalam masjid maka hendaklah ia mengatakan, 'Semoga Allah tidak mengembalikannya kepadamu'. Sesungguhnya masjid tidak dibangun untuk itu".

Dan beliau juga melarang berjual-beli di dalam mesjid sebagaimana sabdanya,

إذا رأيتم من يبيع أو يبتاع في المسجد فقولوا : لا أربح الله تجارتك

"Apabila kalian melihat orang yang berjualan atau membeli di masjid maka katakanlah, 'Semoga Allah tidak memberi keberuntungan dalam perdaganganmu".[9]

Apabila Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallama melarang perkara-perkara yang hukum asalnya mubah ini dilakukan di masjid, karena membuka pintu pelecehan keagungan mesjid dan mengalihkannya dari  tujuan serta fungsi pendiriannya. Lantas bagaimana dengan suara musik dan nyanyian dari nada-nada dering di dalam mesjid dan ketika  sholat ditegakkan?! Sungguh itu adalah kemungkaran yang besar tapi dipandang remeh oleh manusia.

Berdiri dihadapan Allah dan bermunajat kepadanya adalah perkara yang agung dan mulia, seyogyanya seorang mukmin merasakan sakralnya kondisi ini serta keagungan Al-Malikul Jabbar yang dia berdiri dihadapannya. Ia berdiri di hadapan-Nya, berbicara dan bermunajat kepada-Nya, mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya.

Rasulullah shollallahu 'alaihi wa sallama bersabda,

(إن أحدكم إذا كان في الصلاة كان الله قبل وجهه فلا يتنخمن أحد منكم قبل وجهه في الصلاة)

"Sesungguhnya salah seorang kamu apabila dalam sholat, Allah ada di hadapannya, maka janganlah ia meludah ke depannya di dalam sholat".[10]

Dalam riwayat an-Nasai,

(إن أحدكم إذا قام في صلاته فانه يناجي ربه وإن ربه بينه وبين القبلة)

"Sesungguhnya salah seorang dari kamu apabila berdiri dalam sholatnya sesungguhnya ia bermunajat kepada Robb-nya dan sesungguhnya Robb-nya di antara dia dan kiblat".

Beliau juga bersabda,

"يا أيها الناس! كلكم يناجي ربَّه، فلا يجهر بعضكم على بعض بالقراءة؛ فتؤذوا المؤمنين ".

"Wahai manusia, sesungguhnya setiap kalian bermunajat kepada Robb-nya, maka janganlah salah seorang dari kalian mengeraskan bacaannya atas yang lain, sehingga mengganggu kaum mukminin".[11]

Perbuatan sebagian orang hari ini, yang meremehkan keagungan masjid dan sholat adalah fenomena yang sangat menyedihkan. Menunjukkan lemahnya iman, kurangnya ilmu dan dangkalnya  pemahaman. Apalagi jika sikap itu dari seorang yang  sudah mengkaji ilmu syar'i dan sering menghadiri majelis ta'lim.

Kalau saja seorang dari mereka berdiri dihadapan presiden atau menghadiri acara resmi pemerintahan, engkau akan melihatnya khusyu', tenang dan tidak sibuk dengan urusan lain. Ia akan diam atau berbicara dengan santun, ini suatu yang lumrah dilakukan manusia. Akan tetapi musibahnya adalah ia tidak bersikap seperti itu atau lebih baik di hadapan Robb presiden ini.

Seorang manusia bisa terbebas dari  kebiasaan mungkar ini dengan mematikan Handphonenya agar ia bisa berkosentrasi untuk ibadah. Jika tidak dia bisa mensilentkannya. Apabila suatu saat dia lengah atau lupa kemudian dia menyesali dan beristighfar semoga Allah memaafkannya. Akan tetapi jika itu terus berulang padahal selalu diingatkan dan dinasehati. Dan dia malah menganggap itu hanya masalah sepele tak perlu diingkari ..demi Allah ini adalah kemungkaran yang tdak mungkin didiamkan.

Orang yang membiarkan suara musik berbunyi dari handphonenya di dalam mesjid telah melakukan beberapa kerusakan :

-          Nada dering tersebut mungkar dan menyelisihi syara'.

-          Ia telah meremehkan  kemuliaan  dan keagungan majid.

-          Ia telah melalaikan pengagungan terhadap syiar-syiar Allah.

-          Ia telah mengganggu sholat orang lain.

-          Ia telah menghilangkan kekhusyukan dari dirinya dan orang lain.

Nabi shollallahu 'alaihi wa sallama melarang menyakiti orang-orang yang sholat dengan bau-bauan yang tidak sedap sebagaimana sabdanya,

من أكل البصل و الثوم والكراث فلا يقربن مسجدنا فإن الملائكة تتأذى مما يتأذى منه بنو آدم

"Barangsiapa yang makan bawang merah dan bawang putih janganlah ia mendekati mesjid kami sesungguhnya malaikat terganggu dengan apa yang membuat anak adam terganggu".[12]

Ini adalah gangguan secara indrawi, bagaimana dengan orang yang mengganggu orang-orang yang sedang sholat secara maknawi yang mengganggu mereka memikirkan dan merenungi bacaan dalam sholat mereka, serta memutus kekhusyukan dan ketenangan mereka. Demi Allah, jika saja orang yang lalai ini berpikir dan merenungi kekejian perbuatannya, niscaya dia yakin bahwasanya ia telah melanggar kehormatan masjid, sholat dan hak-hak orang yang sholat. Coba saja dia bayangkan apa yang akan terjadi jika suatu klub musik datang ke halaman mesjid dan memainkan alat musik serta melantunkan lagu di dalam masjid ketika sholat sedang ditegakkan? Dia pasti akan marah dan mengingkarinya. Padahal perbuatannya seperti perbuatan mereka sekalipun lebih ringan kesalahannya. Karena dia hanya menukilkan suara musik di dalam mesjid. Dan inilah sebenarnya inti kemungkarannya yang dilarang oleh syara'. Dan tidak berbeda hukum pengharamannya dalam dua keadaan ini sekalipun berbeda dalam tingkatan haram[13]. Pelaku ini berdosa menurut syara' dan wajib atasnya bertaubat dan berhenti dari perbuatan itu serta memohon ampunan kepada Allah Ta'ala.

Suatu keniscayaan atas setiap muslim untuk menjaga kehormatan mesjid dan kemuliaan mesjid dari segala noda indrawi dan maknawi. Dan hendaklah ia mengagungkan syiar-syiar Allah, karena pengagungannya terhadap Allah, hukum-hukum dan syara'Nya. Allahu Ta'ala berfirman, "Yang demikian itu adalah barangsiapa yang mengagungkan kehormatan-kehormatan Allah, maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Robbnya".

Allah juga berfirman,  "Yang demikian itu karena barangsiapa yang mengagungkan syiar-syiar Allah sesungguhnya itu termasuk ketakwaan hati".

Kita wajib bangkit dan mengingkari  kemungkaran ini yang menodai rumah-rumah Allah dan merusak waktu dan suasana terbaik orang mukmin ketika beribadah di rumah-rumah Allah tersebut.

Imam sholat dan pengurus mesjid mengemban  tanggung jawab yang bes ar dalam menjaga kesucian mesjid, terutama dalam masalah ini, mereka harus berani mengambil tindakan; dengan mengajarkan kepada jama'ah hukum dan adab menghadiri mesjid serta mengingatkan orang yang melanggar keagungan dan kehormatan mesjid, bahkan jika diperlukan mengambil tindakan yang dipandang baik untuk maslahat mesjid dan kaum muslimin.

Begitu juga para jama'ah mesjid hendaknya saling nasehat-menasehati dan ingat-mengingatkan dengan hujjah yang nyata  dan akhlakul kariimah.

Semoga Allah Ta'ala membukakan hati kita untuk menerima kebenaran, meneguhkan kita di atasnya hingga mati, amin.

[1] Diriwayatkan oleh Ath-Thobroni di Al-Kabiir sebagaimana di dalam kitab Majma' Az-Zawaid 2/6 ia berkata, "Di sanadnya ada Atho' bin As-Saib, ia adalah tsiqoh akan tetapi berobah di akhir umurnya sedangkan rijal lainnya adalah tsiqoh". Hadits yang senada diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah (1/464). Dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shohih Al-Jami' no. 3271.

[2] Diriwayatkan oleh Ath-Thobroni di dalam Al-Kabir dan Al-Awsath. Dan Al-Bazzar, ia berkata, "Isnadnya hasan sebagaimana di dalam Majma' Az-Zawaid 2/22 dan ia berkata, "Rijal Al-Bazzar seluruhnya adalah rijal Ash-Shohih". Dihasankan oleh Al-Albani di Ash-Shohihah (2/215, no. 716).

[3] Sebagaimana hadits Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Ath-Thobroni di dalam Al-Awsath.

[4] Sebagaimana hadits Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari.

[5] Diriwayatkan oleh Abu Dawud (1/159), At-Tirmidzi (1/435) ia berkata, "Hadits Ghorib". Syaikh Al-Albani berkata, "Shohih". Lihat Shohih Al-Jami' hadits no. 2823.

[6] Hadits tentang ini diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

[7] Diriwayatkan oleh Ahmad, Baihaqi, dari Utsman bin Affan. Al-Albani berkata, "Shohih'. Lihat Shohih Al_jami'  no. 6131.

[8] An-Nur : 36.

[9] Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Al-Hakim dari Abu Hurairah, dishohihkan oleh Al-Albani di Shohih Al-Jami' Ash-Shohih no. 573.

[10] Muttafaqun 'alaihi.

[11] Diriwayatkan oleh Ahmad.

[12] Diriwayatkan oleh Muslim.

[13] Semisal dengan ini,  yang terjadi di mesjid-mesjid di kota tempat penulis tinggal, sudah menjadi trend meletakkan sejenis jam besar ala Jerman 'Junghans', berbunyi seperti lonceng-lonceng gereja setiap jam. Entah apa yang membuat mereka bangga meletakkan jam tersebut di dalam mesjid sehingga menyerupai lonceng gereja ketika berdentang. Yang lebih parah lagi apa yang terjadi di mesjid agung kota pekanbaru, dimana lantai dasarnya dijadikan tempat pesta pernikahan yang sering kali diiringi alat-alat musik seperti keyboard dan lain-lain, dan dihadiri wanita-wanita yang bertabarruj serta tidak menutup aurat dengan benar. Sementara ketika azan dikumandangkan dan sholat ditegakkan hanya sedikit yang datang, wa ilallahil musytakaa. Begitu juga kebiasaan sebagian mesjid setiap subuh ahad mengadakan 'didikan subuh' untuk anak-anak, sambil memanggil dan menunggu kehadiran anak-anak diputarkan lagu-lagu haddad alwi atau  lagu-lagu nasyid lainya menggunakan pengeras suara di menara-menara mesjid. Dimana para ulama? Suara para da'i, khotib dan ustadz yang menjelaskan masalah ini kepada umat? Sungguh suaramu akan didengar jika yang engkau seru adalah orang-orang yang hidup akan tiada kehidupan pada orang-orang yang engkau seru!!

<http://abuzubair.net/2009/04/24/sucikan-masjid-dari-musik-dain-nyanyian/#_ftnref13>